Inovasi Batik Antarkan Milenial Ini Sukses Kembangkan Usaha
Mahmuda attar hussein
Ahad, 30 Januari 2022 - 17:30 WIB
Batik. Foto: Langit7/Istock
Batik menjadi salah satu andalan Indonesia dalam mendorong perekonomian. Hal itu dikarenakan eksistensi batik yang terus digemari, baik di tingkat domestik maupun global.
Apalagi, pengrajin batik juga selalu berupaya untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Sehingga, batik masih menempati posisi yang aman di hati masyarakat.
Kali ini, bukan saja kain batik yang dapat mendorong perekonomian masyarakat. Namun, inovasi kerajinan batik gerabah.
Baca juga: Jokowi Ingin Indonesia Bertransformasi Hadapi Hiper-Kompetisi Dunia
Sang pemilik, Rizky Junianto mengatakan, melalui usahanya dia mampu memberdayakan ibu-ibu sekitar. Dengan nama Rizky Craft, usahanya itu menghadirkan produk kerajinan batik berbahan baku tanah liat.
Dengan begitu, warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta turut terbantu dengan adanya inovasi tersebut. Di mana mereka memoles batik pada kerajinan tanah liat sehingga tampak lebih cantik.
Milenial 23 tahun itu menuturkan, awal merintis usahanya pada 2018 silam, dia hanya membuka jasa batik gerabah. "Tapi lama-kelamaan permintaan makin banyak, akhirnya saya coba produksi sendiri,” kata dia dalam keterangannya, dikutip Minggu (30/1).
Apalagi, pengrajin batik juga selalu berupaya untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Sehingga, batik masih menempati posisi yang aman di hati masyarakat.
Kali ini, bukan saja kain batik yang dapat mendorong perekonomian masyarakat. Namun, inovasi kerajinan batik gerabah.
Baca juga: Jokowi Ingin Indonesia Bertransformasi Hadapi Hiper-Kompetisi Dunia
Sang pemilik, Rizky Junianto mengatakan, melalui usahanya dia mampu memberdayakan ibu-ibu sekitar. Dengan nama Rizky Craft, usahanya itu menghadirkan produk kerajinan batik berbahan baku tanah liat.
Dengan begitu, warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta turut terbantu dengan adanya inovasi tersebut. Di mana mereka memoles batik pada kerajinan tanah liat sehingga tampak lebih cantik.
Milenial 23 tahun itu menuturkan, awal merintis usahanya pada 2018 silam, dia hanya membuka jasa batik gerabah. "Tapi lama-kelamaan permintaan makin banyak, akhirnya saya coba produksi sendiri,” kata dia dalam keterangannya, dikutip Minggu (30/1).