BRI Liga 1
Jelang Laga Kontra Persebaya, 3 Pemain PSIS Positif Covid-19
Arif purniawan
Rabu, 02 Februari 2022 - 18:52 WIB
Pemain PSIS Hari Nur Yulianto berebut bola dengan pemain Arema FC (foto: LIB)
Menjelang bergulirnya pertandingan Persebaya Surabaya kontra PSIS Semarang pada Rabu (2/2) pukul 20.30 WIB, 3 pemain PSIS dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.
Hal itu diketahui setelah hasil tes pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) jelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya di pekan ke-22 BRI Liga 1 2021/2022. PCR sudah keluar pada Rabu (2/2) dini hari.
“Mereka tidak ada gejala. Tidak ada demam, pegal linu, batuk pilek, dan tidak ada gejala lainnya. Secara awam seperti itu,” ungkap dokter tim PSIS Semarang, dr Alfan Nur Asyhar, dikutip Rabu (2/2).
Baca juga:Persib Tidak Memenuhi Kuota Pemain, Laga Kontra PSM Makassar Resmi Ditunda
Menindaklanjuti hal itu, tim medis PSIS sudah merespons dengan memisahkan tiga pemain yang terkonfirmasi positif untuk dikarantina mandiri di kamar yang berbeda.
Selain itu, medical tim PSIS juga memberikan suplemen multivitamin kepada para pemai yang terkonfirmasi positif supaya tetap dalam keadaan sehat dan bugar.
“Mereka dipisahkan ke kamar-kamar isollasi dengan satu orang satu kamar. Pemeriksaan secara telemedicine juga kami lakukan secara rutin, “ pungkas dr Alfan
Hal itu diketahui setelah hasil tes pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) jelang pertandingan melawan Persebaya Surabaya di pekan ke-22 BRI Liga 1 2021/2022. PCR sudah keluar pada Rabu (2/2) dini hari.
“Mereka tidak ada gejala. Tidak ada demam, pegal linu, batuk pilek, dan tidak ada gejala lainnya. Secara awam seperti itu,” ungkap dokter tim PSIS Semarang, dr Alfan Nur Asyhar, dikutip Rabu (2/2).
Baca juga:Persib Tidak Memenuhi Kuota Pemain, Laga Kontra PSM Makassar Resmi Ditunda
Menindaklanjuti hal itu, tim medis PSIS sudah merespons dengan memisahkan tiga pemain yang terkonfirmasi positif untuk dikarantina mandiri di kamar yang berbeda.
Selain itu, medical tim PSIS juga memberikan suplemen multivitamin kepada para pemai yang terkonfirmasi positif supaya tetap dalam keadaan sehat dan bugar.
“Mereka dipisahkan ke kamar-kamar isollasi dengan satu orang satu kamar. Pemeriksaan secara telemedicine juga kami lakukan secara rutin, “ pungkas dr Alfan