BSI Dorong Pertumbuhan Digitalisasi di Lingkup Perbankan Syariah
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 04 Februari 2022 - 10:03 WIB
Ilustrasi digitalisasi perbankan syariah. Foto: Langit7
Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan kemudahan kepada nasabahnya, terutama dalam layanan berbasis online.
Demi mendukung penekanan laju penularan Covid-19, BSI telah meluncurkan BSI Mobile, yang sekaligus mendorong nasabahnya untuk on boarding dalam menikmati layanan online perbankan syariah.
"Kami lihat selama pandemi ini banyak sekali nasabah tidak datang ke cabang, karena mereka membuka rekening melalui mobile banking. Ini salah satu upaya kami untuk semakin transformatif ke dalam dunia yang serba digital dan kompetitif," jelasnya," ujar Direktur Utama BSI, Hery Gurnadi dalam diskusi Akselerasi Pengembangan Perbankan Syariah, beberapa waktu lalu.
Baca juga: LPEI dan BSI Dorong Produk Halal Nasional ke Kancah Global
Menurutnya, transformasi digital penting dilakukan dalam tubuh perbankan syariah. Sebab kompetisi yang diciptakan dari perkembangan teknologi semakin ketat.
Hery menyebutkan, kompetitor yang lahir dan tumbuh dari transformasi digital ini bukan hanya berasal dari perbankan lain, tapi juga dari segi online banking dan sistem keuangan.
"Kebiasaan masyarakat saat ini lebih cepat dalam menggunakan digitalisasi dan juga online services. Kita lihat sekarang jumlah pengguna internet di Indonesia terus meningkat, termasuk mobile users. Sekarang belanja secara online lebih tinggi dibandingkan dengan secara fisik datang ke mall," jelasnya.
Demi mendukung penekanan laju penularan Covid-19, BSI telah meluncurkan BSI Mobile, yang sekaligus mendorong nasabahnya untuk on boarding dalam menikmati layanan online perbankan syariah.
"Kami lihat selama pandemi ini banyak sekali nasabah tidak datang ke cabang, karena mereka membuka rekening melalui mobile banking. Ini salah satu upaya kami untuk semakin transformatif ke dalam dunia yang serba digital dan kompetitif," jelasnya," ujar Direktur Utama BSI, Hery Gurnadi dalam diskusi Akselerasi Pengembangan Perbankan Syariah, beberapa waktu lalu.
Baca juga: LPEI dan BSI Dorong Produk Halal Nasional ke Kancah Global
Menurutnya, transformasi digital penting dilakukan dalam tubuh perbankan syariah. Sebab kompetisi yang diciptakan dari perkembangan teknologi semakin ketat.
Hery menyebutkan, kompetitor yang lahir dan tumbuh dari transformasi digital ini bukan hanya berasal dari perbankan lain, tapi juga dari segi online banking dan sistem keuangan.
"Kebiasaan masyarakat saat ini lebih cepat dalam menggunakan digitalisasi dan juga online services. Kita lihat sekarang jumlah pengguna internet di Indonesia terus meningkat, termasuk mobile users. Sekarang belanja secara online lebih tinggi dibandingkan dengan secara fisik datang ke mall," jelasnya.