home lifestyle muslim

Kontroversi Cangkok Jantung Babi ke Manusia, Ini Pandangan Ulama

Sabtu, 05 Februari 2022 - 08:03 WIB
Ilustrasi operasi transplantasi jantung. Foto: LANGIT7/iStock
Cangkok jantung babi ke manusia untuk pertama kalinya dilakukan di Amerika Serikat. Meski operasi tersebut sukses dan dianggap sebagai terobosan medis, namun tak menghindarkannya dari kontroversi.

Banyak yang mempertanyakan soal hak hewan, kesehatan pasien hingga agama. Terlebih di balik kesuksesan tersebut ada campur tangan sosok dokter muslim Dr Muhammad Mansoor Mohiuddin.

Baca juga: Relawan Selamatkan Pria yang Terkena Serangan Jantung saat Shalat di Masjidil Haram

Melansir dari About Islam, sekelompok agama benar-benar keberatan dengan penggunaan bagian tubuh babi, mereka menggambarkan ini sepenuhnya dilarang dan tidak dapat diterima dalam Islam.

Hal ini dilakukan karena merujuk pada hadist Nabi SAW "Sesungguhnya Allah SWT tidak menetapkan obat untuk penyakit Anda dalam hal-hal yang diharamkan bagi Anda."

“Mereka mendasarkan diri pada pandangan mayoritas bahwa babi sepenuhnya najis dan haram oleh karena itu, daging dan bagian tubuhnya kotor, maka kita harus menghindari penggunaannya sama sekali,” kata Sheikh Ahmad Kutty, seorang dosen senior dan seorang sarjana Islam di Institut Islam Toronto, Kanada.

Sheikh Kutty mengatakan kelompok ulama lain termasuk mazhab Maliki, Dhahiriyah, dan ulama, termasuk Ibnu Taimiyah, Showkani, dan Ibnu Ashur, telah mengambil pendirian yang berbeda terkait hal ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
buya yahya bantuan medis cangkok jantung babi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya