home masjid

Benarkah Banyak Keutamaan Bulan Rajab, Ini Penjelasan Ulama

Ahad, 06 Februari 2022 - 10:36 WIB
Pimpinan Pesantren Tahdzibul Washiyyah KH Wawan Shofwan Shalehuddin. Foto: Istimewa.
Pengasuh Pondok Pesantren Tahdzibul Washiyyah, Kiai Haji (KH) Wawan Shofwan Shalehuddin menjelaskan mengenai keutamaan bulan Rajab. Apabila ada hadis memerintahkan amalan tertentu khusus pada bulan Rajab, menurutnya tidak ada satupun hadis tersebut yang sahih.

"Bila niat berpuasa dikhususkan puasa bulan Rajab maka tidak ada yang sahih dalilnya. Tetapi jangan karena hadisnya tidak sahih menjadikan umat muslim tidak puasa sama sekali di bulan Rajab," ujar Kiai Wawan dikutip dari akun Youtube Tahdzibul Washiyyah, Ahad (6/2/2022).

Ia mengatakan umat muslim dapat tetap berpuasa di bulan Rajab. Yakni dengan puasa Senin-Kamis, puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13,14,15) atau kalau ingin lebih ada puasa Daud, yaitu sehari puasa, sehari berbuka.

Baca Juga:Benarkah Shaum di Bulan Rajab Bidah? Ini Kata Ulama

Rasulullah tidak pernah berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadhan. sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Muslim dan lainnya. Aisyah radiyallahu anha pernah ditanya, "apakah rasulullah pernah satu bulan shaum selain Ramadhan? Aisyah menjawab: La a'lamuhu, saya tidak pernah tahu!"

Dari Utsman bin Hakim Al Anshari, saya bertanya kepada Said bin Zubair tentang shaum Rajab, Said bin Zubair mengatakan: Saya mendengar Ibnu Abbas berkata: Yakuulu kana Rasulullah yasummu hatta nakula la yuftiru, Rasulullah berpuasa seperti tidak pernah berbuka, dan wa yuftiru hatta yakuula la yasummu, Rasulullah berbuka seperti tidak pernah berpuasa.

"Sama dengan bulan-bulan yang lain, Rasullullah rajin puasa sunnah tapi ketika tidak berpuasa, maka beliau tinggalkan. Jadi artinya Rasulullah tidak menghilangkan puasa sunnah di bulan Rajab," ujar anggota Dewan Hisbah PP Persis tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pindad pp persis bulan rajab kh wawan shofwan pesantren tahdzibul washiyyah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya