home global news

Alasan Inspiratif Nadiem Makarim Berhenti Ber-Media Sosial

Sabtu, 05 Februari 2022 - 15:03 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek), Nadiem Anwar Makarim, mengaku sudah 2 tahun lebih tidak membuka media sosial. Ia memutuskan keluar dari dunia medsos untuk menjaga kesehatan mental.

"Medsos itu sebaik penggunanya, dan seburuk penggunanya. Harus ada kesadaran di masyarakat bahwa sosmed itu ada konsekuensinya terhadap kesehatan mental," kata Nadiem melalui kanal Deddy Corbuzier, dikutip Sabtu (5/2/2022).

Medsos menimbulkan kecanduan. Itu yang tak banyak disadari masyarakat saat ini. Padahal, kecanduan itu memiliki dampak terhadap kesehatan mental seseorang. Memang, dampak medsos tidak bisa dipahami jika tidak berhenti dari ruang maya itu.

"Puasa medsos itu sangat penting untuk mengetahui apa dampaknya. Saya hampir 2,5 tahun puasa medsos, bukan puasa lagi tapi setop medsos. Sejak saya puasa sosmed hubungan saya dengan teman menjadi lebih dalam, karena kalau kangen atau pengen nongkrong langsung telepon," tutur Nadiem.

Pertama kali memutuskan puasa medsos, Nadiem sempat merasa sedikit lepas koneksi dari teman-temannya. Namun lama-kelamaan ia bisa mendapatkan pertemanan yang memiliki value sangat kuat.

Ia meningkatkankualitas pertemanan sejak puasa medsos. Sejak saat itu, ia merasa lebih kalem, lebih percaya diri dengan keputusan-keputusannya, bisa lebih fokus dengan pekerjaan dan keluarga, serta merasa lebih secured.

"Jadi, tidak merasa bahwa semua harus kita pajang. Masalahnya kalau di medsos itu reaksinya kalau nggak positif pasti negatif. Jadi kayak polarisasi yang terjadi pada social network kita dan masyarakat luas," ucap Nadiem.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
medsos adab bermedsos nadiem makarim mentalitas
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya