LANGIT7.ID, Jakarta,- - Menteri Agama
Nasaruddin Umar memimpin pembukaan
Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di
Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026) malam. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Kemerdekaan itu dihadiri tokoh
lintas agama serta masyarakat dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa
Presiden Prabowo Subianto tidak dapat menghadiri acara tersebut meski sebelumnya berkeinginan untuk hadir secara langsung.
Baca juga: Jelang Pelaksanaan Zikir & Doa Kebangsaan di Monas, Berbagai Fasilitas Telah Rampung DisiapkanMenurut Menag, Presiden harus menjalankan agenda kenegaraan yang tidak dapat ditinggalkan. Meski demikian, Prabowo menyampaikan salam dan doa kepada seluruh peserta yang mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan.
"Sebelum saya melanjutkan, izinkan saya menyampaikan salam hangat dan hormat dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang sesungguhnya beliau sangat berkeinginan untuk hadir bersama-sama kita pada malam ini, tetapi insyaallah mudah-mudahan tanpa mengurangi karena beliau ada juga tugas kenegaraan yang sangat penting dan beliau menyampaikan salam kepada kita semuanya," ujar Nasaruddin Umar.
Acara Zikir dan Doa Kebangsaan dimulai sekitar pukul 19.30 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta.
Baca juga: Kemenag Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Awali Rangkaian Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RIKemudian dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh Muhammad Zian Fahrezi, juara pertama MTQ International Al-Ameed Irak 2026.
Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat nilai spiritual masyarakat, tetapi juga merefleksikan semangat persaudaraan lintas agama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
(est)