Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 24 Agustus 2026
home global news detail berita

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, Menag: Akhlak Fondasi Peradaban

ahmad zuhdi Senin, 24 Agustus 2026 - 17:02 WIB
Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, Menag: Akhlak Fondasi Peradaban
LANGIT7.ID, Jakarta; - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/ 2026 M, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk menjadikan akhlak sebagai fondasi membangun peradaban. Dengan demikian, keadilan, kekuasaan, dan kasih sayang akan tumbuh di tengah kehidupan masyarakat. “Beliau memulai dakwahnya dengan membangun akhlak manusia. Sebab, akhlak adalah fondasi dari setiap peradaban. Ketika akhlak tegak, keadilan akan tumbuh. Ilmu pengetahuan akan membawa manfaat, kekuasaan akan dijalankan dengan amanah, dan kasih sayang akan menjadi perekat kehidupan bermasyarakat,” kata Nasaruddin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (24/8/2026). Nasaruddin mengatakan, fondasi akhlak tersebut menjadi kunci transformasi yang dibawa Rasulullah SAW. Perubahan yang lahir dari dakwah Nabi tidak hanya membentuk kehidupan keagamaan, tetapi juga mengubah wajah peradaban manusia. “Transformasi yang dibawa Rasulullah SAW merupakan sebuah lompatan peradaban yang berakar pada nilai-nilai tauhid, pengembangan ilmu pengetahuan, penegakan keadilan, penguatan kasih sayang, serta penghormatan terhadap martabat manusia,” jelasnya. Nasaruddin kemudian mengutip sabda Rasulullah SAW, “Innamā bu'itstu li utammima makārimal akhlāq”, yang berarti, “Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.” Menurut Nasaruddin, pesan tersebut menjadi kunci untuk memahami perubahan yang dibawa Nabi Muhammad SAW mampu mengubah sejarah peradaban manusia. Rasulullah SAW memulai dakwahnya dengan membangun akhlak, sehingga nilai-nilai agama tidak hanya menjadi ajaran individual, tetapi juga kekuatan yang membentuk kehidupan sosial dan peradaban. Empat belas abad lalu, kata Nasaruddin, manusia berada dalam masa yang dikenal sebagai zaman jahiliah. Saat itu, nilai-nilai kemanusiaan mengalami kemerosotan. Yang kuat menindas yang lemah, sementara perempuan kehilangan martabatnya. Kini, manusia telah mengalami lompatan peradaban. Ilmu pengetahuan berkembang tanpa batas dan kehidupan manusia mengalami perubahan besar. Menag mengingatkan, kemajuan tersebut merupakan anugerah yang harus disyukuri sekaligus dirawat dengan nilai-nilai kemanusiaan. “Di baliknya terdapat perjuangan yang begitu agung dari seorang Rasul pilihan Allah SWT, yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Dialah Baginda Nabi Muhammad SAW, yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk membebaskan manusia dari belenggu kejahilan,” tutur Nasaruddin. Nasaruddin juga mengajak umat Islam untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Rasulullah yang perhatian kepada umatnya tetap hadir hingga akhir hayat. “Keterpisahan oleh ruang dan waktu tidak pernah mengurangi cinta kita kepada Rasulullah SAW. Rasa cinta itu akan senantiasa bersemi untuk manusia yang senantiasa memikirkan, mendoakan dan memohonkan ampun bagi umatnya,” ujar Nasaruddin. Dia mengucapkan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Ia berharap momentum tersebut menjadi penguat bagi umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menghidupkan ajarannya.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 24 Agustus 2026
Imsak
04:31
Shubuh
04:41
Dhuhur
11:59
Ashar
15:18
Maghrib
17:57
Isya
19:06
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan