Di tengah maraknya kisah maulid, Qardhawi menimbang ulang mukjizat Nabi: mana fakta bersanad, mana folklor. Sebuah upaya menata ulang keyakinan umat dengan neraca ilmu hadis dan nalar zaman.
Maulid ala sufi bukan sekadar ritual, tapi perayaan cinta: qasidah, zikir, dan doa berpadu dalam harmoni spiritual. Di baliknya, perdebatan klasik soal bidah masih terus menyala.
Dari gemerlap Maulid di era Abbasiyah hingga sunyi di Hijaz modern. Mengapa perayaan kelahiran Nabi menghilang dari Makkah dan Madinah? Ini kisah benturan tradisi, fatwa, dan politik.
Dari Kairo yang gemerlap hingga Mekah yang hening. Saat dunia Muslim berpesta Maulid, Saudi justru menutup pintu. Wahabi menyebutnya bidah. Tapi benarkah Maulid mati di tanah kelahiran Nabi?
Riwayat klasik hingga kajian astronomi modern tak sepakat soal tanggal lahir Nabi. Benarkah 12 Rabiul Awal hanya tradisi populer, bukan kepastian sejarah?
Dari Mesir abad ke-10 hingga Nusantara, Maulid Nabi terus menimbulkan perdebatan: bidah atau cinta Rasul? Kini, perayaan ini hadir di masjid, alun-alun, hingga media sosial.
Perayaan Maulid Nabi terus jadi perbincangan. NU melihatnya sebagai barokah tradisi, sementara Muhammadiyah menekankan purifikasi, menggeser ritual ke ruang edukasi.
Ada 2 amalan sunnah di bulan maulid, salah satunya yakni memperbanyak shalawat, karena menjadi momentum mengingat perjuangan Nabi SAW menyebarkan Islam.
Para ulama dan generasi salaf pun umumnya tidak ada yang mengeluarkan fatwa bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW seharusnya dirayakan. Akan tetapi kaum mukmin juga tidak seharusnya menutup mata dengan adanya fatwa dari sebagian ulama yang memerbolehkan maulid Nabi dengan dalih bid'ah hasanah.
Akhir bulan September sampai Oktober 2022 nanti disebut juga bulan Maulid Nabi SAW. Sebab dalam kalender hijriah per Selasa (27/9/2022) masuk bulan Rabiul Awal.
Hukum memperingati Maulid Nabi merupakan perkara khilafiyah dan ijtihadiyah. Tidak ada dalil secara tegas melarang atau menganjurkan perayaan momentum tersebut.
UAH meminta masyarakat untuk tidak langsung menilai maulid nabi sebagai bidah. Momentum maulid nabi diisi dengan taklim yang mengajak umat mengingat perjuangan Rasulullah dan ajaran syariat Islam.