Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 13 Juni 2026
home global news detail berita

Ustadz Adi Hidayat Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Bukan Bidah

Muhajirin Jum'at, 15 Oktober 2021 - 09:36 WIB
Ustadz Adi Hidayat Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Bukan Bidah
Ustadz Adi Hidayat, Lc. MA (foto: YouTube/Adi Hidayat Official)
LANGIT7.ID, Jakarta - 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah adalah tanggal yang sangat bersejarah bagi umat Islam. Tanggal itu mencatat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Umat Islam di berbagai belahan dunia bersukacita dengan kelahiran beliau.

Maka tak heran, jika sejak abad keempat Hijriah muncul satu tradisi untuk mengenang perjuangan beliau, yakni Maulid Nabi Muhammad. Maulid berisi shalawatan dan berbagai ibadah lainnya. Namun hal terpenting dalam perayaan itu yakni menumbuhkan rasa cinta dan kerinduan kepada baginda nabi.

Baca Juga: Pandangan Para Ulama Mengenai Perayaan Maulid Nabi

Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, maulid nabi adalah suatu momentum yang mengajak umat Islam mengingat baginda nabi. Upaya itu dilakukan dalam bentuk taklim yang membahas sejarah dan kepribadian Rasulullah, mengulas ajaran beliau, memperbanyak shalawat, dan ibadah lain yang sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah.

“Jika yang dimaksudkan adalah nilai-nilai ini, maka sejak dulu sudah ada,” kata UAH kanal youtube Akhyar TV, dikutip Jumat (15/10/2021).

Dia menjelaskan, jika memahami sesuatu dengan cara langsung membandingkan dengan kehidupan di zaman baginda nabi, maka akan banyak dijumpai bid’ah. Cara menyimpulkan hukum bukan dengan perbandingan langsung antara kehidupan saat ini dengan kehidupan pada masa Rasulullah.

Namun cara menyimpulkan hukum yakni dengan melihat turunan dari penjelasan dalil dan pemahaman ulama yang ada. Maulid nabi dianggap sebagai bentuk mengingat baginda nabi dan ajaran yang telah diberikan kepada umat Islam.

Baca Juga: Penjelasan Ustadz Abdul Somad Tentang Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

“Maka hal tersebut termasuk sebagai bentuk hukum terapan dalam kehidupan kita, dan tidak bisa disebut dengan bid’ah,” ucapnya.

UAH meminta masyarakat untuk tidak langsung menilai maulid nabi sebagai bid’ah. Momentum maulid nabi diisi dengan taklim yang mengajak umat mengingat perjuangan Rasulullah dan ajaran syariat Islam. Sebab, cara itu akan menjadi bagian dari mengamalkan petunjuk-petunjuk ayat dan bukan mengkhususkan pada waktu tertentu. Ini karena taklim adalah kegiatan yang selalu diadakan.

Pengadaan taklim mengenai Nabi Muhammad SAW pada waktu maulid diperkenankan karena momentum itu adalah salah satu momen ketika banyak umat Islam mengingat beliau.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 13 Juni 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
11:56
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)