Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home masjid detail berita

Selain Puasa, Ini Amalan yang Dianjurkan untuk Optimalkan Hari Arafah

lusi mahgriefie Selasa, 26 Mei 2026 - 08:01 WIB
Selain Puasa, Ini Amalan yang Dianjurkan untuk Optimalkan Hari Arafah
Ustadz Adi Hidayat
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Hari ini tepat pada 9 Dzulhijjah atau disebut juga Hari Arafah. Disunahkan bagi umat Islam untuk berpuasa karena Allah SWT, sebab Puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar yang disebutkan secara jelas dalam hadis shahih.

Rasulullah bersabda:

"Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang melaksanakan Puasa Arafah dengan penuh keikhlasan. Puasa ini menjadi sarana penghapus dosa-dosa kecil selama dua tahun, yakni satu tahun yang telah berlalu dan satu tahun yang akan datang.

Hari Arafah sendiri merupakan hari yang sangat agung. Pada hari itu, jutaan jamaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, yang menjadi puncak ibadah haji. Bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji, disunnahkan untuk memperbanyak ibadah seperti puasa, dzikir, doa, membaca Al-Quran, dan bersedekah.

Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan bahwa nilai puasa Arafah sendiri seperti orang yang sedang wukuf, di mana pahalanya dapat menggugurkan dosa setahun yang telah lalu dan setahun yang akan datang. Melansir tausyiah UAH melalui Youtube Adi Hidayat Official, Selasa (26/5/2026).

Selain pengampunan dosa, Puasa Arafah juga memiliki keutamaan lain, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan kualitas iman.

Orang yang berpuasa akan lebih mudah menjaga lisan, hati, dan perilakunya sehingga dapat merasakan ketenangan batin serta kekhusyukan dalam beribadah.

Baca juga: Panduan Ibadah Dzulhijjah: Ulama Ingatkan Batasan Dosa yang Luruh Lewat Puasa Arafah

UAH juga menyampaikan ada sejumlah amalan yang dianjurkan untuk mengoptimalkan hari Arafah, selain Puasa Arafah sendiri:

1. Muhasabah dan Istighfar

Menjadikan hari tersebut untuk introspeksi diri atas segala dosa dan kesalahan masa lalu. Mengisi waktu dengan memperbanyak istighfar kepada Allah SWT.

2. Memperbanyak Doa

UAH menegaskan bahwa hari Arafah adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Rahmat Allah sangat luas, sehingga umat Islam di mana pun dianjurkan untuk memanjatkan doa terbaik mereka.

3. Zikir Terbaik

Memperbanyak zikir yang sering diucapkan oleh para nabi di hari Arafah, yakni:

Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.
Artinya: Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Segala puji dan kekuasaan hanyalah milik-Nya, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Selain zikir utama tersebut, disarankan juga untuk memperbanyak bacaan berikut agar amalan Anda semakin maksimal:

- Istighfar: Memohon ampunan atas segala dosa.
- Takbir, Tahmid, dan Tasbih: Melafalkan Allahu Akbar, Alhamdulillah, dan Subhanallah.
- Surat Al-Ikhlas: Sebagian ulama menganjurkan membaca surat ini sebanyak 1.000 kali sebelum waktu Ashar.
- Doa Pribadi: Panjatkan segala hajat dan permohonan dengan tulus, karena hari Arafah adalah waktu yang paling mustajab untuk berdoa.

Dengan demikian, momentum puasa Arafah hendaknya tidak disia-siakan oleh umat Islam. Dengan niat yang tulus dan pelaksanaan yang istiqamah, semoga puasa sunnah ini menjadi jalan meraih ampunan, keberkahan hidup, dan ridha Allah SWT.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)