LANGIT7.ID-Jakarta; Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i mengingatkan kembali mimpi dan cita-cita besar Presiden Prabowo terhadap penyelenggaraan ibadah haji. Menurut Wamenhaj, Presiden Prabowo ingin agar jemaah haji mendapat pelayanan prima.
"Memang mimpi Pak (Presiden) Prabowo untuk memberikan kenyamanan dan pelayanan prima terhadap jemaah haji. Karena itu merupakan mimpi sebagian besar dari umat Islam Indonesia, formulanya bisa direalisasi oleh Kementerian Haji dan Umrah," tegas Wamenag usai menghadiri Penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 M. Agenda ini berlangsung di Lapangan Galaxy Makodau, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dikutip Selasa (7/7/2026)
Penutupan Rakernas ini tidak hanya diisi dengan penyampaian evaluasi formal, namun juga disemarakkan oleh prosesi apel senja. Para pegawai Kementerian Haji dan Umrah turut mempersembahkan defile sebagai bentuk penghormatan dan simbol kesiapsiagaan para abdi negara yang telah mengawal kelancaran ibadah haji.
Melihat soliditas dan semangat kerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lapangan, Wamenag menilai pemisahan portofolio urusan haji ke kementerian tersendiri sebagai keputusan tepat. "Transisi dari Kemenag ke Kementerian Haji (dan Umrah) seperti pilihan yang sangat tepat, yang dipikirkan (oleh) Presiden RI Prabowo Subianto," puji Wamenag.
Menata Ekosistem Haji dan Umrah
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Azar Simanjuntak, menegaskan bahwa Kemenhaj akan berlari lebih kencang untuk menata ulang ekosistem haji dan umrah. Pihaknya berkomitmen membangun sistem pengawasan yang ketat demi melindungi umat baik dari sisi pelayanan maupun keuangan.
Untuk penyelenggaraan haji ke depan, Kemenhaj telah menyiapkan cetak biru perbaikan layanan secara menyeluruh. Fokus evaluasi dititikberatkan pada pengetatan syarat istitha'ah (kemampuan) kesehatan jemaah, serta pembenahan fasilitas krusial. Persiapan sumber daya manusia juga menjadi prioritas utama dengan menerapkan standar kedisiplinan baru bagi para petugas.
"Semua petugas nanti pasti akan ikut pelatihan....(mereka) dilatih untuk mempersiapkan agar mereka siap melayani jemaah nanti di musim haji," urai Wamenhaj.
Acara apel ini turut dihadiri oleh mitra bersama pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji, seperti Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) RI Komjen Pol. (Purn.) Drs. Suntana, serta Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati.
(lam)