Fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) telah tuntas. Seluruh jamaah haji Indonesia yang mengambil Nafar Tsani telah meninggalkan Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.
Hari ini tepat pada 9 Dzulhijjah atau disebut juga Hari Arafah. Disunahkan bagi umat Islam untuk berpuasa karena Allah SWT, sebab memiliki keutamaan yang sangat besar. Selain itu, ada amalan-amalan yang penting dilakukan untuk optimalkan ibadah Hari Arafah
Pergerakan jamaah haji Indonesia dari hotel di Makkah menuju Arafah akan dimulai hari ini, 8 Dzulhijjah, secara bertahap dalam tiga trip yaitu pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.
Menjelang puncak ibadah haji 1447 H/2026 M, seluruh jemaah haji Indonesia diimbau untuk mulai menghemat tenaga dan fokus mempersiapkan diri menuju fase puncak ibadah haji.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menjamin seluruh jamaah haji asal Indonesia akan mendapat tenda sebelum wukuf dimulai. Dalam keterangan resmi, Menag Nasaruddin Umar mengakui ada sejumlah jamaah yang masih berada di hotel-hotel di Mekkah pada Kamis (5/6/2025) pagi ini.
Jelang Armuzna, Tya Ariestya dan Irish Bella melalui unggahan di Instagram memohon doa agar diberi kelancaran saat melakukan rangkaian kegiatan wajib haji.
Usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, jemaah haji Indonesia diimbau jaga kesehatan. Dr. Karmijono dari KKHI Madinah menekankan pentingnya istirahat dan tidak memaksakan diri. Pemulangan gelombang I dimulai 22 Juni, sementara gelombang II bergeser ke Madinah sejak 26 Juni. Kunci sukses ibadah: sesuaikan aktivitas dengan kondisi fisik, hindari kelelahan berlebih, dan segera konsultasi jika ada gejala sakit.