LANGIT7.ID-, Jeddah - Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Al Rabiah mengimbau para
jamaah haji untuk tetap berada di dalam
tenda sejak pukul 10.00 hingga 16.00 saat di Arafah.
Anjuran tersebut sebagai upaya mencegah kelelahan akibat suhu tinggi yang diperkirakan terjadi pada
Hari Arafah, Kamis 5 Juni 2025.
Al Rabiah juga memperingatkan berjalan kaki secara acak dapat menimbulkan ancaman yang signifikan terhadap arus massa dan
keselamatan para jamaah.
Baca juga: Takbir Muqayyad Dimulai sejak Fajar Hari Arafah: Begini LafaznyaHal tersebut disampaikan Tawfiq Al Rabiah saat pertemuan dengan jajaran pimpinan kepala misi haji dari berbagai negara, di sela-sela Simposium Haji Bar ke-49 pada Ahad (1/6/2025) lalu.
Dilansir Saudi Gazette, Rabu (4/6/2025), Al-Rabiah menekankan agar kantor urusan haji untuk mengikuti aturan dengan ketat terkait pergerakan jamaah di dalam tempat-tempat suci untuk keselamatan dan ibadah yang maksimal.
Selain itu, Al Rabiah menekankan pentingnya menggunakan transportasi yang telah ditentukan dari Arafah ke Muzdalifah alih-alih berjalan kaki.
Al-Rabiah menggarisbawahi peran penting kartu Nusuk, yang mewajibkan penggunaannya untuk mengakses Masjidil Haram, tempat-tempat suci, atau transportasi umum.
Ia menegaskan kartu tersebut kini menjadi alat regulasi utama untuk melaksanakan ritual dan mencegah pelanggaran.
Baca juga: Memperbanyak Doa di Hari Arafah: InsyaAllah TerkabulAl Rabiah mengatakan bahwa tahun ini akan terjadi intensifikasi signifikan verifikasi izin haji untuk memastikan keselamatan jamaah dan pengalaman haji yang lengkap, semuanya dalam pengaturan yang cermat sesuai dengan kesucian dan kemegahan acara tersebut.
(est)