Kemunculan Mojtaba Khamenei di hadapan masyarakat Iran dan dunia amat dinantikan. Pasalnya, sejak ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada Maret 2026 lalu, Mojtaba belum juga menampakkan dirinya ke hadapan publik.
Ketegangan antara Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan kantor pemimpin tertinggi kini telah mencuat ke publik. Bahkan Pezeshkian tercatat sudah 28 kali mengancam akan mengundurkan diri apabila tidak juga diizinkan bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
Ketua MPR Ahmad Muzani menyampaikan undangan Pemerintah Iran yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk berkunjung ke Teheran, ibu kota negara Iran.
Mojtaba Khamenei tidak pernah muncul ke publik sejak dirinya ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran. Namun begitu, Ia telah layangkan ancaman serius dan akan membalas kematian sang ayah.
Proses pemakaman Ayatollah Ali Khamenei telah selesai. Mantan Pemimpin Tertinggi Iran itu dimakamkan di tempat kelahirannya, Mashhad, Iran. Para pelayat di sana tampak meluapkan emosi mereka sambil melontarkan seruan revolusioner dan menginginkan nyawa Trump.
Ali Khamenei merupakan sosok yang memberi inspirasi besar dalam sejarah modern. Khususnya bagi rakyat Iran maupun dunia, Khamenei mewarisi perjuangan, kemandirian dan perlawanan yang akan terus dikenang.
Tiga putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei yaitu Mostafa, Meysam, dan Masoud Khamenei tampak hadir di prosesi pemakaman pada hari kedua, namun tidak Mojtaba Khamenei. Apakah karena alasan keamanan atau ada penyebab lain yang membuat Mojtaba absen?
Diiringi ribuan pelayat, Ayatollah Ali Khamenei telah resmi dimakamkan di samping leluhurnya, Imam Ali bin Musa ar-Ridah AS (yaitu Imam kedelapan Ahlulbiat dan keturunan generasi ke-7 dari Nabi Muhammad melalui jalur Imam Husain AS) di Mashhad, Iran.
Iran mengecam serangan Amerika Serikat (AS) di wilayahnya sebagai kejahatan perang. Para pejabat Iran juga menegaskan bahwa serangan tersebut tidak memengaruhi jadwal rangkaian prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.
Juru bicara RI Yvonne Mewengkang memastikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani akan berangkat ke Iran untuk memberi penghormatan kepada mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Najaf dan Karbala, Irak sempat diwarnai kericuhan. Ribuan pelayat yang hadir di sana saling berebut ingin mendekati peti mati mendiang Pemimpin Tertinggi Iran tersebut.