LANGIT7.ID - Jakarta; -
Rabiul Awal menjadi salah satu bulan yang memiliki makna khusus bagi umat Islam. Bulan ini dikenal sebagai bulan kelahiran
Nabi Muhammad SAW, sosok yang menjadi pembawa risalah Islam dan menyampaikan petunjuk serta rahmat bagi seluruh alam.
Karena itu, Rabiul Awal juga kerap disebut sebagai
bulan Maulid. Kehadiran bulan ini biasanya menjadi momentum bagi umat Islam untuk mengenang
kelahiran Rasulullah sekaligus menumbuhkan kembali rasa cinta kepada beliau.
Peringatan Maulid tidak hanya dapat diwujudkan melalui perayaan. Umat Islam juga dapat mengisinya dengan berbagai ibadah dan amal kebaikan sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca juga: Tiga Peristiwa Besar Rabiul Awal: Lahir, Hijrah dan Wafat Nabi Muhammad SawSejumlah amalan sunnah dapat dilakukan umat Islam selama bulan Rabiul Awal, di antaranya:
1. Berpuasa Berpuasa menjadi salah satu amalan yang dapat dilakukan selama bulan Rabiul Awal. Menurut kitab
Kanz an-Najah wa s-Surur fial-Ad'iyati allati Tasyrohu as-Shudur, amalan tersebut merupakan cara dalam mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW;
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الاِثْنَيْنِ قَالَ ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ
Nabi Saw ditanya mengenai puasa hari Senin. Beliau menjawab; Itu adalah hari aku dilahirkan, pada hari itu aku diutus dan pada hari itu aku mendapatkan wahyu.2. Memperbanyak shawalatSyekh Abdul Hamid Qudus mengatakan bahwa disunnahkan memperbanyak membaca shalawat pada Rasulullah di bulan Rabiul Awal.
اعلم أنه يطلب فى هذا الشهر كثرة الصيام, والصلاة على نبينا سيد الأنام, صلى الله تعالى وسلم عليه وزاده شرفا وكرما لديه
Ketahuilah bahwa dianjurkan pada bulan ini (Rabiul Awwal) untuk memperbanyak melakukan puasa sunah dan membaca shalawat kepada pemimpin umat Nabi Muhammad Saw”3. Memperingati Maulid Nabi Dalam kitab Al-Wasail fi Syarhis Syamail, Imam Suyuthi mengatakan bahwa membaca kisah kelahiran Rasulullah SAW merupaka suatu amalan yang mulia. Disebutkan bahwa amalan itu memiliki banyak keutamaa, di antaranya medapat syafaat dari malaikat.
Baca juga: Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, Menag: Akhlak Fondasi Peradabanمَا مِنْ بَيْتٍ أَوْ مَسْجِدٍ أَوْ مَحَلَّةٍ قُرِئَ فِيْهِ مَوْلِدُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا حَفَّتِ الْمَلاَئِكَةُ ذَلِكَ الْبَيْتَ أَوِ الْمَسِجْدَ أَوِ الْمَحَلَّةَ، وَصَلَّتِ الْمَلاَئِكَةُ عَلَى أَهْلِ ذَلِكَ الْمَكَانِ، وَعَمَّهُمُ اللهُ تَعَالَى بِالرَّحْمَةِ وَالرِّضْوَانِ، وَأَمَّا الْمُطَوَّقُوْنَ بِالنُّوْرِ يَعْنِيْ جِبْرَائِيْلَ وَمِيْكَائِيْلَ وَإِسْرَافِيْلَ وَعِزْرَائِيْلَ عَلَيْهِمُ السَّلاَمُ فَإِنَّهُمْ يُصَلُّوْنَ عَلَى مَنْ كَانَ سَبَبًا لِقِرَاءَةِ مَوْلِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Artinya; tidak ada rumah, masjid, atau tempat lain yang di dalamnya dibacakan kisah kelahiran Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam kecuali malaikat mengelilingi rumah, masjid, atau tempat tersebut. Malaikat juga mendoakan penduduk tempat tersebut, dan Allah ta'ala melimpahkan rahmat dan ridha-Nya kepada mereka. Adapun malaikat yang dikelilingi oleh cahaya, yaitu Jibril, Mikail, Israfil, dan Izrail alaihimus salam, maka mereka mendoakan orang yang menjadi sebab dibacakannya kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW.
4. Bersedekah Salah satu nilai yang ditekankan dalam ajaran Islam adalah kepedulian dan kasih sayang kepada sesama. Momentum bulan Rabiul Awal dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak perbuatan baik, seperti bersedekah kepada orang yang membutuhkan, menjenguk mereka yang sedang sakit, maupun membantu orang yang tengah menghadapi kesulitan.
Berbagai bentuk kepedulian tersebut menjadi salah satu cara untuk meneladani sikap penuh kasih yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
(est)