Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Mengapa Puasa Senin dan Kamis Dianjurkan? Ini Penjelasan dan Hadisnya

esti setiyowati Ahad, 12 April 2026 - 21:02 WIB
Mengapa Puasa Senin dan Kamis Dianjurkan? Ini Penjelasan dan Hadisnya
Mengapa Puasa Senin dan Kamis Dianjurkan? Ini Penjelasan dan Hadisnya. Foto: Pexels/Sami Abdullah.
LANGIT7.ID, Jakarta,- - Puasa Senin dan Kamis merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Amalan ini tidak hanya memiliki keutamaan spiritual yang tinggi, tetapi juga diyakini memberikan manfaat bagi kesehatan fisik serta ketenangan mental bagi mereka yang rutin menjalankannya.

Keutamaan puasa ini dijelaskan dalam sebuah riwayat dari Abu Hurairah RA, di mana Rasulullah SAW bersabda bahwa amal perbuatan manusia diperlihatkan kepada Allah SWT pada hari Senin dan Kamis.

Baca juga: Selain Berpahala, Puasa Senin Kamis Diyakini Bisa Bunuh Sel Potensi Kanker

Beliau kemudian menyukai jika amal tersebut diperlihatkan dalam keadaan sedang berpuasa.

تُعْرَضُ الْأَعْمَالُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

Artinya: “Amal-amal manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, maka aku ingin ketika amalku diperlihatkan, aku sedang dalam keadaan berpuasa.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, dan An-Nasa’i).

Hadis tersebut menegaskan bahwa salah satu keutamaan puasa Senin dan Kamis adalah momen diangkatnya amal manusia kepada Allah SWT.

Ulama kharismatik asal Blitar, Yahya Zainul Ma'arif atau yang lebih dikenal sebagai Buya Yahya, menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki beberapa alasan rutin menjalankan puasa di dua hari tersebut.

Menurut Buya Yahya, hari Senin menjadi istimewa karena merupakan hari kelahiran Rasulullah SAW. Selain itu, pada hari tersebut pula beliau menerima wahyu pertama dari Allah SWT.

“Makanya yang tidak bisa mengagungkan kelahiran Nabi, dia harus paham hadits ini,” ungkap Buya Yahya dalam ceramah yang dikutip dari kanal YouTube Al Bahjah TV pada Ahad (12/4/2026).

Baca juga: Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah Rajab dan Puasa Senin Kamis

Dalam riwayat lain dari Abi Qatadah Al-Anshari RA, sesungguhnya Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa hari senin. Rasulullah SAW menjawab: Pada hari itu aku dilahirkan dan wahyu diturunkan kepadaku”(HR. Muslim).

Selain itu, alasan lainnya adalah karena pada hari Senin dan Kamis amal-amal manusia dihadapkan kepada Allah SWT. Rasulullah SAW pun menyukai jika amal tersebut disampaikan dalam keadaan sedang berpuasa.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

“Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.”

Dengan demikian, puasa Senin dan Kamis menjadi amalan yang memiliki banyak keutamaan, baik dari sisi spiritual maupun sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam menjaga kedekatan dengan Allah SWT.

Baca juga: 4 Keutamaan Puasa Senin Kamis yang Selalu Dilakukan Rasulullah SAW

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)