Ini Agenda Pembahasan Sektor Keuangan Indonesia di Presidensi G20
Mahmuda attar hussein
Selasa, 15 Februari 2022 - 17:06 WIB
Pembahasan sektor keuangan di Presidensi G20. (Foto: Istimewa).
Dalam Presidensi G20, Indonesia mengusung enam agenda prioritas di sektor keuangan yang dipimpin Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Bank Indonesia (BI).
Di antaranya yakni exit strategy untuk mendukung pemulihan yang adil, pembahasan scarring effect untuk mengamankan pertumbuhan masa depan, sistem pembayaran di era digital, keuangan berkelanjutan, inklusi keuangan, dan perpajakan internasional.
Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional Kementerian Keuangan, Wempi Saputra menjelaskan, exit strategy akan menjadi upaya pemerintah dalam kebijakan pemulihan ekonomi jangka pendek.
Baca Juga: Kominfo Bahas Isu Kesenjangan Digital di Presidensi G20
“Ini adalah koordinasi di forum G20, termasuk negara maju, berkembang, dan negara miskin. Untuk itu, exit strategy diharapkan dapat terkoordinasi dan terkomunikasi dengan baik sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi jangka pendek,” ujar Wempi dalam Media Briefing Persiapan 2nd FCBD dan 1st FMCBG G20, Senin (14/02).
Selain itu, langkah Finance Track juga akan dilakukan untuk mengatasi scarring effect terkait luka pandemi jangka menengah dan panjang. Di antaranya seperti penurunan produktivitas dan investasi, serta meningkatnya angka pengangguran.
Finance Track juga akan membahas sistem pembayaran di era digital, termasuk transaksi perdagangan internasional antarnegara dan digital currency.
Di antaranya yakni exit strategy untuk mendukung pemulihan yang adil, pembahasan scarring effect untuk mengamankan pertumbuhan masa depan, sistem pembayaran di era digital, keuangan berkelanjutan, inklusi keuangan, dan perpajakan internasional.
Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional Kementerian Keuangan, Wempi Saputra menjelaskan, exit strategy akan menjadi upaya pemerintah dalam kebijakan pemulihan ekonomi jangka pendek.
Baca Juga: Kominfo Bahas Isu Kesenjangan Digital di Presidensi G20
“Ini adalah koordinasi di forum G20, termasuk negara maju, berkembang, dan negara miskin. Untuk itu, exit strategy diharapkan dapat terkoordinasi dan terkomunikasi dengan baik sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi jangka pendek,” ujar Wempi dalam Media Briefing Persiapan 2nd FCBD dan 1st FMCBG G20, Senin (14/02).
Selain itu, langkah Finance Track juga akan dilakukan untuk mengatasi scarring effect terkait luka pandemi jangka menengah dan panjang. Di antaranya seperti penurunan produktivitas dan investasi, serta meningkatnya angka pengangguran.
Finance Track juga akan membahas sistem pembayaran di era digital, termasuk transaksi perdagangan internasional antarnegara dan digital currency.