home edukasi & pesantren

Teman Tuli Tak Perlu Khawatir, Kini Ada Masker Transparan yang Terjangkau

Senin, 26 Juli 2021 - 09:09 WIB
Masker khusus tunarungu desain mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (foto: muhammadiyah.or.id)
Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuat inovasi untuk membantu aktivitas para disabilitas tunarungu atau teman tuli dalam berkomunikasi. Penggunaan masker menjadi keharusan di tengah pandemi, namun itu tidak bersahabat bagi kaum tuna rungu.

Salah satu anggota tim inovator, Habibah Latifus Syaidah, menjelaskan, masker kain tembus pandang itu terdiri dari dua lapis masker. Lapis luar pertama seperti masker biasa yang berisikan filter penyaring. Filter tersebut diharuskan untuk diganti tiga hari sekali.

Lapis kedua yang berada di dalam merupakan masker transparan. Ini membuat orang bisa melihat ekspresi dan gerak bibir dari para tuna rungu dan memudahkan dalam berkomunikasi.

Habibah berharap masker transparan itu bisa menjadi opsi untuk membantu komunikasi tuna rungu di tengah pandemi. Komunikasi adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan.

"Maka dengan adanya inovasi kami ini, semoga bisa memberikan manfaat luas kepada masyarakat, utamanya mereka para disabilitas tuna rungu,” ujar Habibah, dikutip dari laman Muhammadiyah.or.id, Senin (26/7/2021).

Pembuatan masker transparan itu memanfaatkan limbah sedotan sebagai bahan dasar strap masker (pengait masker). Pemilihan bahan dasar berbahan limbah itu bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang sering ditemui.

“Ini menjadi salah satu upaya kita bersama agar terus menjaga lingkungan dan mengurangi penggunaan sampah plastik” ujar Habibah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya