Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 31 Juli 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Teman Tuli Tak Perlu Khawatir, Kini Ada Masker Transparan yang Terjangkau

Muhajirin Senin, 26 Juli 2021 - 09:09 WIB
Teman Tuli Tak Perlu Khawatir, Kini Ada Masker Transparan yang Terjangkau
Masker khusus tunarungu desain mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (foto: muhammadiyah.or.id)
LANGIT7.ID, Malang - Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuat inovasi untuk membantu aktivitas para disabilitas tunarungu atau teman tuli dalam berkomunikasi. Penggunaan masker menjadi keharusan di tengah pandemi, namun itu tidak bersahabat bagi kaum tuna rungu.

Salah satu anggota tim inovator, Habibah Latifus Syaidah, menjelaskan, masker kain tembus pandang itu terdiri dari dua lapis masker. Lapis luar pertama seperti masker biasa yang berisikan filter penyaring. Filter tersebut diharuskan untuk diganti tiga hari sekali.

Lapis kedua yang berada di dalam merupakan masker transparan. Ini membuat orang bisa melihat ekspresi dan gerak bibir dari para tuna rungu dan memudahkan dalam berkomunikasi.

Habibah berharap masker transparan itu bisa menjadi opsi untuk membantu komunikasi tuna rungu di tengah pandemi. Komunikasi adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan.

"Maka dengan adanya inovasi kami ini, semoga bisa memberikan manfaat luas kepada masyarakat, utamanya mereka para disabilitas tuna rungu,” ujar Habibah, dikutip dari laman Muhammadiyah.or.id, Senin (26/7/2021).

Pembuatan masker transparan itu memanfaatkan limbah sedotan sebagai bahan dasar strap masker (pengait masker). Pemilihan bahan dasar berbahan limbah itu bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang sering ditemui.

“Ini menjadi salah satu upaya kita bersama agar terus menjaga lingkungan dan mengurangi penggunaan sampah plastik” ujar Habibah.

Ide masker ini berawal dari mata kuliah kewirausahaan yang mereka jalani di UMM. Saat itu, Habibah dan timnya membuat model usaha penjualan masker dengan desain yang unik. Keunikan itulah yang menjadi potensi dari model usaha yang mereka bangun hingga akhirnya mendaftarkannya ke Program Kreativitas Mahasiswa – Kewirausahaan (PKM-K). Apalagi diperkuat dengan dorongan serta motivasi dari dosen kewirausahaan.

Saat ini, Habibah dan timnya sudah dalam tahap proses pembuatan masker dan akan dipasarkan pekan depan secara online. Harga masker yang dipatok yakni di kisaran Rp35.000-Rp40.000. harga tersebut juga sudah termasuk masker, tiga filter serta strap masker.

Harga itu cukup terjangkau mengingat pembeli bisa mendapatkan satu paket lengkap masker,” imbuhnya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 31 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan