KEK Mandalika Janjikan Potensi Bisnis bagi UMKM hingga Rp2,2 Triliun
Mahmuda attar hussein
Rabu, 16 Februari 2022 - 08:46 WIB
Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP) Panutan Sulendrakusuma. (Foto: Antara).
Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Nusa Tenggara Barat dinilai menjanjikan potensi bisnis bagi UMKM hingga mencapai Rp2,2 triliun.
Hal ini disampaikan Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP), Panutan Sulendrakusuma, berdasarkan hasil evaluasi multiplier effect dari realisasi investasi KEK Mandalika.
"Hasil estimasi multiplier effect KEK Mandalika sebesar Rp4,8 triliun. Dari jumlah itu, 45,8 persen akan lari ke UMKM atau sekitar Rp2,2 triliun," kata Panutan dalam keterangannya, Selasa (15/2/2022).
Baca Juga:Sandiaga Uno Koordinasi dengan Erick Thohir soal Pembenahan Sirkuit Mandalika
Panutan mengakui momentum World Superbike Championship (WSBK) 2021 dan MotoGP 2022 telah berimplikasi besar bagi geliat UMKM, terutama pada sektor pariwisata. Ke depan akan banyak UMKM lokal yang terlibat langsung dalam menunjang wisata prioritas Mandalika.
"Seperti tumbuhnya UMKM penyedia sewa mobil dan motor, akomodasi penginapan homestay, dan camping ground," katanya.
Dia memastikan pertumbuhan UMKM Mandalika akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi di NTB, karena struktur perekonomian Lombok Tengah dan NTB didominasi oleh pelaku UMKM.
Hal ini disampaikan Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP), Panutan Sulendrakusuma, berdasarkan hasil evaluasi multiplier effect dari realisasi investasi KEK Mandalika.
"Hasil estimasi multiplier effect KEK Mandalika sebesar Rp4,8 triliun. Dari jumlah itu, 45,8 persen akan lari ke UMKM atau sekitar Rp2,2 triliun," kata Panutan dalam keterangannya, Selasa (15/2/2022).
Baca Juga:Sandiaga Uno Koordinasi dengan Erick Thohir soal Pembenahan Sirkuit Mandalika
Panutan mengakui momentum World Superbike Championship (WSBK) 2021 dan MotoGP 2022 telah berimplikasi besar bagi geliat UMKM, terutama pada sektor pariwisata. Ke depan akan banyak UMKM lokal yang terlibat langsung dalam menunjang wisata prioritas Mandalika.
"Seperti tumbuhnya UMKM penyedia sewa mobil dan motor, akomodasi penginapan homestay, dan camping ground," katanya.
Dia memastikan pertumbuhan UMKM Mandalika akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi di NTB, karena struktur perekonomian Lombok Tengah dan NTB didominasi oleh pelaku UMKM.