LANGIT7.ID, Lombok - Tuan Guru Bajang menunjukan sikap besar hati saat ditegur oleh salah seorang anggota Brimob di atas bukit Sirkuit Mandalika. TGB tidak lantas menunjukan bahwa dirinya mantan Gubernur dua periode Nusa Tenggara Barat (NTB).
Saat itu, TGB sedang menyaksikan para pembalap melintas sekaligus berswafoto di Sirkuit Mandalika. Tiba-tiba datang seorang anggota Brimob dan menegurnya karena berada di kawasan terlarang untuk umum.
Baca juga: 21 Drone Drone Dilumpuhkan Selama Tes Pramusim MotoGP Mandalika"Silakan kalau sudah selesai foto untuk langung kembali, ini bukan tempat umum," kata anggota Brimob bernama Jumatri dikutip dari unggahan akun facebook Muhlisin, Selasa (15/5/2022).
Salah satu petinggi Indonesia Tourist Development Centre (ITDC), Pari Wijaya yang menemani TGB memberi penjelasan bahwa ia membawa tamu istimewa. Namun, anggota Brimob tersebut menegaskan ia hanya menjalankan tugasnya.
Dengan tenang, TGB kemudian bertanya kepada Brimob itu, "bapak dari mana Pak?" kata TGB. Kemudian anggota Brimob tersebut menjawab bahwa ia berasal dari Janapria Barat, salah satu daerah di NTB.
Baca juga: Para Rider Keluhkan Sirkuit Mandalika Kotor, Marquez Alami Hal MengerikanMendengar jawaban Jumatri, TGB kemudian berujar, "Dulu ada Tuan Guru Athar, tapi sudah wafat," ujar TGB. Jumatri tiba-tiba terdiam dan sedikit termenung. "Kenal Pak? Sebentar dulu. Ini pak Gubernur, ya?," tanya Jumatri kepada TGB yang saat itu memakai masker dan topi.
TGB tidak menjawab apa-apa, ia hanya menatap anggota Brimob itu dengan gestur seperti tersenyum. Tidak lama, Jumatri langsung kaget. Ia kemudian menaikkan helm dan mencium tangan TGB.
"Ya Allah, ampun tuan guru, tiang tidak tanda (saya tidak tahu-Red). Tiang sering ikut pengajian tuan guru, maafkan tiang tuan guru," Jumatri kaget sambil melepas maskernya.
Baca juga: Kapolri Pastikan Persoalan Terkait Mandalika Sudah Diselesaikan"Tidak apa-apa itu namanya profesional. Saya salut atas ketegasan bapak," balas TGB sambil mengelus pundak Jumatri.
Tak henti-hentinya Jumatri meminta maaf dan meneteskan air mata karena terharu dapat bertemu dengan orang yang pernah menjadi nomor satu di NTB itu. TGB pun membalas dengan merangkul dan mengajak berswafoto sebelum meninggalkan lokasi. Bagi TGB, anggota Brimob itu telah menjalankan tugasnya dengan amanah.
Baca juga: UMKM Lokal Diproyeksikan Raup Keuntungan Rp500 Miliar di MotoGP MandalikaMomen Pebalap MotoGP di Lombok, Main Catur hingga Belajar Bahasa Indonesia(asf)