Muslimah Ini Beri Pengobatan Gratis Bagi Warga Tak Mampu
Jaja Suhana
Jum'at, 25 Februari 2022 - 20:35 WIB
Pemilik Restoran Kenyangin Shabu and Grill, Salmah Ariyani mengadakan pengobatan gratis untuk warga RW 001 Kelurahan Benda Baru dan sekitarnya. (Foto: Langit7.id/Jaja)
Pemilik Restoran Kenyangin Shabu and Grill, Salmah Ariyani mengadakan pengobatan gratis untuk warga RW 001 Kelurahan Benda Baru dan sekitarnya. Bekerja sama dengan Klinik kencana, program ini ditujukan bagi warga yang kurang mampu.
"Kesehatan merupakan suatu hal yang penting bagi setiap orang. Namun, kerap kali masyarakat golongan menengah ke bawah abai terhadap kesehatan karena menganggap pengobatan mahal. Oleh karena itu saya mengadakan pengobatan gratis," ujar Salmah kepada Langit7, Jumat (25/2/2022).
Baca juga:7 Pebisnis Muslim Sukses di Amerika, Ada Pendiri YouTube
Salmah merasakan betapa beratnya ketika sedang sakit. Beberapa waktu lalu, dia pernah terjangkit Covid-19 hingga harus mendapatkan perawatan intensif. "Jadi ini bagian dari ikhtiar saya supaya warga tidak kena omicron juga," katanya.
Menurut Salmah,pengobatan gratis jauh lebih dibutuhkan ketimbang dengan pemberian nasi kotak atau nasi berkah Jumat.Dia beranggapan bahwa masyarakat pasti dapat membeli makan, namun belum tentu dapat berobat. "Oleh karena itu kita pilih pengobatan gratis yang lebih bermanfaat," ucapnya.
Salmah berharap warga dapat terbuka memberitahukan keluhan-keluhannya kepada dokter. Sehingga dapat diberikan obat sesuai dengan penyakitnya. "Pengobatan ini gratis, begitu juga dengan obat-obanya. Biaya saya tanggung semua," tegas Salmah.
Baca juga:Bisnis Fesyen Bangkrut, Muslimah Ini Sukses Lewat Gabin Tape
"Kesehatan merupakan suatu hal yang penting bagi setiap orang. Namun, kerap kali masyarakat golongan menengah ke bawah abai terhadap kesehatan karena menganggap pengobatan mahal. Oleh karena itu saya mengadakan pengobatan gratis," ujar Salmah kepada Langit7, Jumat (25/2/2022).
Baca juga:7 Pebisnis Muslim Sukses di Amerika, Ada Pendiri YouTube
Salmah merasakan betapa beratnya ketika sedang sakit. Beberapa waktu lalu, dia pernah terjangkit Covid-19 hingga harus mendapatkan perawatan intensif. "Jadi ini bagian dari ikhtiar saya supaya warga tidak kena omicron juga," katanya.
Menurut Salmah,pengobatan gratis jauh lebih dibutuhkan ketimbang dengan pemberian nasi kotak atau nasi berkah Jumat.Dia beranggapan bahwa masyarakat pasti dapat membeli makan, namun belum tentu dapat berobat. "Oleh karena itu kita pilih pengobatan gratis yang lebih bermanfaat," ucapnya.
Salmah berharap warga dapat terbuka memberitahukan keluhan-keluhannya kepada dokter. Sehingga dapat diberikan obat sesuai dengan penyakitnya. "Pengobatan ini gratis, begitu juga dengan obat-obanya. Biaya saya tanggung semua," tegas Salmah.
Baca juga:Bisnis Fesyen Bangkrut, Muslimah Ini Sukses Lewat Gabin Tape