LANGIT7.ID, Klaten - Bisnis fesyen bangkrut saat pandemi Covid-19 membuat seorang
Muslimah di Klaten, Jawa Tengah (Jateng) banting stir ke bidang kuliner. Dia membuat gabin tape sebagai usaha barunya sekarang.
Pengusaha muslimah, Nadia memutuskan shifting produk dengan menggunakan modal seadanya. Sebab pukulan keras pandemi membuatnya tidak sanggup untuk mempertahankan bisnis fesyen miliknya yang mengalami bangkrut.
Nadia memanfaatkan Lapak Ganjar sebagai wadah promosi online yang sering dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di Jawa Tengah untuk meningkatkan penjualan produk.
Baca Juga: Dr Hayat Sindi, Muslimah Pendobrak Teknologi Kesehatan Dunia"Memang dasarnya saya suka kuliner, dan memasak. Akhirnya saya coba membuat gabin tape sebagai usaha baru, setelah fesyen sepi karena pandemi," kata Nadia dikutip
jatengprov.go.id.
Lapak Ganjar sendiri merupakan media promosi berbasis online yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Wadah promosi ini tidak hanya membantu mengenalkan produk UMKM lokal, melainkan juga mendorongnya untuk berkembang.
Merintis gabin tape dari nol, perlahan tapi pasti Nadia mulai menemukan ritme usaha kulinernya. Bahkan, usahanya itu mendapatkan respon positif dari konsumen ketika dipromosikan lewat Lapak Ganjar.
"Karena semakin ramai, saya akhirnya berinovasi ke makanan yang lain. Sementara untuk luar daerah memang masih gabin tape," katanya.
Nadia mengaku usahanya yang baru berusia dua tahun itu sangat terbantu dengan adanya Lapak Ganjar. Sehingga dia bisa berinovasi dengan memproduksi kudapan lainnya seperti, sosis solo, risol mayo, arem-arem premium, putri mandi, dan semar mendem.
(bal)