Mufti India: Umat Muslim di India dalam Kondisi Baik-Baik Saja
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 26 Februari 2022 - 06:08 WIB
Umat Muslim yang menjalankan shalat Idul Fitri di Kalkuta, India, pada 2016 silam. Foto: LANGIT7/iStock
Sekretaris Bidang Kerja Sama Kantor Mufti India, Syekh Muhammad An-Nurany mengatakan umat Islam di India berhasil mengembangkan lembaga-lembaga pendidikan Islam, mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi.
Hal tersebut disampaikan Syekh Muhammad An-Nurany dalam dialog internasional yang digelar secara virtual oleh Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional (HLNKI) MUI, seperti dikutip dari MUI Digital, Sabtu (26/2/2022).
“Lembaga-lembaga pendidikan agama dan rumah sakit yang didirikan oleh umat Islam semakin berkembang pesat. Bahkan kegiatan ceremonial keagamaan, dakwah Islam, dan perayaan hari besar Islampun dapat dengan bebas mereka laksanakan dengan aman,” ujarnya.
Baca juga: Sejarah Damai Kehadiran dan Persebaran Islam di Anak Benua India
Nurani menyebut, bahkan Mufti India, Syekh Abu Bakar, mampu membangun 3500 masjid di seluruh India, dan proyek-proyek lainnya dengan seorang diri. Kondisi tersebut membuktikan bahwa umat Muslim bebas beraktivitas di India.
“Salah satu bukti kongkrit adanya kebebasan dan keamanan yang dirasakan umat Islam India adalah berdirinya City of Knowledge (Madinah al-Ma’rifah) di Kota Kerala-India, dua hari perjalanan dengan kereta dari New Delhi,” sambungnya.
Kota Karela merupakan pusat peradaban Islam yang didirikan diatas lahan seluas lebih dari 300 hektar yang terdapat Universitas Markaz at-Tsaqadah al-Islamiyah yang membuka berbagai fakultas di bidang ilmu-ilmu umum dan agama.
Hal tersebut disampaikan Syekh Muhammad An-Nurany dalam dialog internasional yang digelar secara virtual oleh Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja sama Internasional (HLNKI) MUI, seperti dikutip dari MUI Digital, Sabtu (26/2/2022).
“Lembaga-lembaga pendidikan agama dan rumah sakit yang didirikan oleh umat Islam semakin berkembang pesat. Bahkan kegiatan ceremonial keagamaan, dakwah Islam, dan perayaan hari besar Islampun dapat dengan bebas mereka laksanakan dengan aman,” ujarnya.
Baca juga: Sejarah Damai Kehadiran dan Persebaran Islam di Anak Benua India
Nurani menyebut, bahkan Mufti India, Syekh Abu Bakar, mampu membangun 3500 masjid di seluruh India, dan proyek-proyek lainnya dengan seorang diri. Kondisi tersebut membuktikan bahwa umat Muslim bebas beraktivitas di India.
“Salah satu bukti kongkrit adanya kebebasan dan keamanan yang dirasakan umat Islam India adalah berdirinya City of Knowledge (Madinah al-Ma’rifah) di Kota Kerala-India, dua hari perjalanan dengan kereta dari New Delhi,” sambungnya.
Kota Karela merupakan pusat peradaban Islam yang didirikan diatas lahan seluas lebih dari 300 hektar yang terdapat Universitas Markaz at-Tsaqadah al-Islamiyah yang membuka berbagai fakultas di bidang ilmu-ilmu umum dan agama.