Makna Isra Mi'raj bagi Menag: Jangan Saling Menjatuhkan
Muhajirin
Selasa, 01 Maret 2022 - 05:59 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (foto: tangkapan layar)
Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, memaknai peringatan Isra Mi'raj sebagai momen untuk bersatu, bukan menjatuhkan atas nama perbedaan. Peringatan Isra Mi'raj merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia dengan meneladani dan menjabarkan nilai-nilai agama dalam bingkai kebangsaan Indonesia.
"Isra Mi'raj adalah bagian penting dari sejarah Islam, karena itu awal disyariatkannya ibadah shalat 5 waktu. Di mana Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa Shalat adalah tiang agama," kata Yaqut dalam peringatan Isra Mi'raj secara virtual, Senin malam (28/2/2022).
Menurut Yaqut, peringatan Isra Mi'raj dapat dimaknai sebagai momen memperingati syariat agung yakni shalat. Shalat mengajarkan nilai-nilai spiritualisme dan humanisme sehingga menjadi dasar terwujudnya ajaran Islam yang rahmatan lil-alamin.
Baca Juga: Peringatan Isra' Mi'raj Kemenag, Buya Arrazy Ingatkan Ulama dan Umara
"Indonesia tidak hanya dikaruniai kekayaan alam, tapi juga kekayaan budi pekerti, sehingga menjadikan bangsa ini sebagai salah satu magnet dunia dalam mengelola secara baik posisi negara dan agama," ucap dia.
"Isra Mi'raj adalah bagian penting dari sejarah Islam, karena itu awal disyariatkannya ibadah shalat 5 waktu. Di mana Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa Shalat adalah tiang agama," kata Yaqut dalam peringatan Isra Mi'raj secara virtual, Senin malam (28/2/2022).
Menurut Yaqut, peringatan Isra Mi'raj dapat dimaknai sebagai momen memperingati syariat agung yakni shalat. Shalat mengajarkan nilai-nilai spiritualisme dan humanisme sehingga menjadi dasar terwujudnya ajaran Islam yang rahmatan lil-alamin.
Baca Juga: Peringatan Isra' Mi'raj Kemenag, Buya Arrazy Ingatkan Ulama dan Umara
"Indonesia tidak hanya dikaruniai kekayaan alam, tapi juga kekayaan budi pekerti, sehingga menjadikan bangsa ini sebagai salah satu magnet dunia dalam mengelola secara baik posisi negara dan agama," ucap dia.