Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 23 Agustus 2026
home global news detail berita

Makna Isra Mi'raj bagi Menag: Jangan Saling Menjatuhkan

Muhajirin Selasa, 01 Maret 2022 - 05:59 WIB
Makna Isra Mi'raj bagi Menag: Jangan Saling Menjatuhkan
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (foto: tangkapan layar)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, memaknai peringatan Isra Mi'raj sebagai momen untuk bersatu, bukan menjatuhkan atas nama perbedaan. Peringatan Isra Mi'raj merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia dengan meneladani dan menjabarkan nilai-nilai agama dalam bingkai kebangsaan Indonesia.

"Isra Mi'raj adalah bagian penting dari sejarah Islam, karena itu awal disyariatkannya ibadah shalat 5 waktu. Di mana Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa Shalat adalah tiang agama," kata Yaqut dalam peringatan Isra Mi'raj secara virtual, Senin malam (28/2/2022).

Menurut Yaqut, peringatan Isra Mi'raj dapat dimaknai sebagai momen memperingati syariat agung yakni shalat. Shalat mengajarkan nilai-nilai spiritualisme dan humanisme sehingga menjadi dasar terwujudnya ajaran Islam yang rahmatan lil-alamin.

Baca Juga: Peringatan Isra' Mi'raj Kemenag, Buya Arrazy Ingatkan Ulama dan Umara

"Indonesia tidak hanya dikaruniai kekayaan alam, tapi juga kekayaan budi pekerti, sehingga menjadikan bangsa ini sebagai salah satu magnet dunia dalam mengelola secara baik posisi negara dan agama," ucap dia.

Dari Sabang sampai Merauke, nilai-nilai persaudaraan kebangsaan sampai kini terjaga dengan baik. Jika kembali membaca sejarah Islam di bumi Nusantara, tergambar jelas bagaimana agama dan negara menjalin hubungan yang sangat erat.

Islam telah melebur dalam berbagai aspek kebudayaan dan nilai-nilai kehidupan masyarakat. Sangat mengagumkan, semua dapat menyaksikan, Islam yang begitu Indah bersanding dengan budaya bangsa.

Di sisi lain, kata Yaqut, hasil perjalan Isra Mi'raj Rasulullah berupa shalat memiliki kandungan makna bahwa nilai-nilai ketuhanan. Nilai itu harus diseimbangkan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Keduanya menyatu dan terekam baik dalam sikap dan perilaku masyarakat Indonesia, sehingga menjadi perekat bangsa di tengah kompleksitas perubahan.

"Tidak semua bangsa mampu melewatinya dengan baik. Kita pernah melewati berbagai peristiwa sosial akibat dari perbedaan, namun itu semua tidak menjadikan bangsa ini terpecah belah, justru perbedaan itu memunculkan berbagai ide dan gagasan yang mendorong pembangunan nasional," ucap Yaqut.

Spirit Isra Mi'raj tidak sebatas catatan sejarah saja, tetapi bisa dijadikan sebagai renungan untuk terus tumbuh. Dia mengajak semua masyarakat untuk menjadi bagian bangsa Indonesia yang konsen mencari titik temu daripada mencari perbedaan.

"Perbedaan itu adalah keniscayaan, sunnatullah, namun tidak berarti harus saling menjatuhkan. Bangunan yang indah lahir dari para pekerja yang berbeda-beda, namun semua berjalan dalam satu spirit yaitu menjadikan bangunan tampak menjadi indah dan kokoh. Begitu kira-kira perumpamaan yang bisa kita renungkan bersama," tutur Yaqut.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 23 Agustus 2026
Imsak
04:31
Shubuh
04:41
Dhuhur
11:59
Ashar
15:18
Maghrib
17:57
Isya
19:07
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan