Yuk Berinvestasi di E-Commerce, Dana Awal Mulai dari Rp10.000
Mahmuda attar hussein
Selasa, 01 Maret 2022 - 14:20 WIB
Ilustrasi berinvestasi di e-commerce. (Foto: iStock).
Cara berinvestasi di e-commerce sudah sepatutnya diketahui oleh generasi muda yang gemar berbelanja online. Dana awalnya bisa mulai dari Rp10.000.
Platform jual beli online menghadirkan banyak fitur beragam untuk memfasilitasi kebutuhan penggunanya, seperti investasi reksa dana di Tokopedia, Bukalapak, maupun aplikasi dompet online.
CFP dan Founder Finansialku, Melvin Mumpuni menjelaskan, investasi reksa dana pasar uang melalui platform belanja online, seperti Tokopedia dan Bukalapak memang seringkali dianggap sebelah mata.
Baca Juga:Fintech Jadi Alternatif Investasi Halal dan Aman bagi Gen Z
"Awalnya saya juga meremehkan, investasi kok cuman Rp10.000. Jika kita hitung investasinya dalam setahun hanya Rp120 ribu, dapat untung sekitar 5-6 persen per tahun atau Rp6.000 - Rp7.000 saja," kata Melvin, Selasa (1/3/2022).
Menurutnya, investasi minimal Rp10.000 dari sisa uang belanja online tersebut dimaksudkan untuk membiasakan masyarakat, terutama generasi muda untuk bisa berinvestasi secara rutin.
Platform jual beli online menghadirkan banyak fitur beragam untuk memfasilitasi kebutuhan penggunanya, seperti investasi reksa dana di Tokopedia, Bukalapak, maupun aplikasi dompet online.
CFP dan Founder Finansialku, Melvin Mumpuni menjelaskan, investasi reksa dana pasar uang melalui platform belanja online, seperti Tokopedia dan Bukalapak memang seringkali dianggap sebelah mata.
Baca Juga:Fintech Jadi Alternatif Investasi Halal dan Aman bagi Gen Z
"Awalnya saya juga meremehkan, investasi kok cuman Rp10.000. Jika kita hitung investasinya dalam setahun hanya Rp120 ribu, dapat untung sekitar 5-6 persen per tahun atau Rp6.000 - Rp7.000 saja," kata Melvin, Selasa (1/3/2022).
Menurutnya, investasi minimal Rp10.000 dari sisa uang belanja online tersebut dimaksudkan untuk membiasakan masyarakat, terutama generasi muda untuk bisa berinvestasi secara rutin.