Waterfront City, Destinasi Wisata Super Prioritas untuk Hidupkan UMKM Lokal
Hasanah syakim
Selasa, 01 Maret 2022 - 20:00 WIB
Labuan Bajo (foto: Langit7/iStock)
Kehadiran Waterfront City Labuan Bajo diharapkan mampu menjadi destinsi wisata yang dapat memberikan full experience melalui bagian pilihan wisata alam, budaya, dan aktivitas lainnya.
Direktur Badan Otoritas Labuan Bajo dan Flores BOLBF, Shana Fatina menjelaskan pembangunan Waterfront City Labuan Bajo telah rampung dan akan diresmikan pada Juni 2022 mendatang, Waterfront City dilengkapi sarana dan prasarana pendukung seperti pembangunan Tourist Informatio Center (TIC), dan terdiri dri lima zona.
“Pembangunan dirampungkan Badan Otoritas Labuan Bajo dan Flores (BOLBF) bersama beberapa lembaga serta stakeholder terkait, ujar Shana dalam keterangan pers yang dikutip Langit7. Selasa, (1/3/2022).
Baca juga: Kemenparekraf Sediakan Hunian Alternatif Bagi Wisatawan di Event MotoGP 2022
Menurut Shanasebagai salah satu simbol kesiapan BPOLBF bagi pariwisata yang lebih baik di Nusa Tenggara Timur, Waterfront City kini menjadi destinasi super prioritas.
Waterfront City ini terbagi menjadi5zona, yakni Zona 1 (promenade Bukit Pramuka), Zona 2 (promenade Kampung Air), Zona 3 (plaza dan ruang Publik), Zona 4 (promenade bagian dari plaza hotel), dan Zona 5 (promenade struktur kantilever).
“Zona 1 dan Zona 2 dikelola oleh pemerintah kabupaten, Zona 3 dikelola oleh Kementerian Perhubungan, Zona 4 milik BUMN dan Zona 5 dikelola juga oleh pemerntah kabupaten,” ujarnya.
Direktur Badan Otoritas Labuan Bajo dan Flores BOLBF, Shana Fatina menjelaskan pembangunan Waterfront City Labuan Bajo telah rampung dan akan diresmikan pada Juni 2022 mendatang, Waterfront City dilengkapi sarana dan prasarana pendukung seperti pembangunan Tourist Informatio Center (TIC), dan terdiri dri lima zona.
“Pembangunan dirampungkan Badan Otoritas Labuan Bajo dan Flores (BOLBF) bersama beberapa lembaga serta stakeholder terkait, ujar Shana dalam keterangan pers yang dikutip Langit7. Selasa, (1/3/2022).
Baca juga: Kemenparekraf Sediakan Hunian Alternatif Bagi Wisatawan di Event MotoGP 2022
Menurut Shanasebagai salah satu simbol kesiapan BPOLBF bagi pariwisata yang lebih baik di Nusa Tenggara Timur, Waterfront City kini menjadi destinasi super prioritas.
Waterfront City ini terbagi menjadi5zona, yakni Zona 1 (promenade Bukit Pramuka), Zona 2 (promenade Kampung Air), Zona 3 (plaza dan ruang Publik), Zona 4 (promenade bagian dari plaza hotel), dan Zona 5 (promenade struktur kantilever).
“Zona 1 dan Zona 2 dikelola oleh pemerintah kabupaten, Zona 3 dikelola oleh Kementerian Perhubungan, Zona 4 milik BUMN dan Zona 5 dikelola juga oleh pemerntah kabupaten,” ujarnya.