home masjid

Jusuf Kalla: Muslim Indonesia Harus Contoh Fungsi Masjid di Zaman Nabi

Rabu, 02 Maret 2022 - 05:05 WIB
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM Jusuf Kalla. (Foto: ANTARA).
Dalam upaya memakmurkan masjid, muslim Indonesia harus mencontoh fungsi masjid di zaman Nabi Muhammad SAW. Terlebih, Indonesia memiliki sekitar 800.000 masjid dan mushala yang hendaknya dikelola dengan baik untuk kemakmuran umat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla dalam acara Tabligh Akbar dan Launching Lelang Brompton Limited Edition. Menurut JK, fungsi masjid di zaman nabi bukan hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga tempat bermusyawarah, tempat pendidikan dan kegiatan umat lainnya.

Baca juga:JK Apresiasi Upaya Pengumpulan Dana untuk Bangun IIC di London

"Dalam memakmurkan Masjid, umat muslim dibagi menjadi tiga golongan. Pertama, orang yang membangun masjid. Kedua, orang yang mengurus masjid. Ketiga, orang yang meramaikan masjid dengan beribadah. Umat Islam dapat memilih dari ketiga golongan tersebut sesuai dengan kapasitasnya masing-masing," ujar Jusuf Kalla, dikutip dari KBRI London TV, Selasa (1/3/2022).

"Siapapun yang membantu pembangunan, walaupun hanya membantu satu batu-bata, maka akan mendapatkan pahala. Apalagi lebih banyak dari itu, tentu merupakan amal jariyah yang baik," kata Wakil Presiden Republik Indonesia ke 12 dan 14 itu.

Selain itu, Jusuf Kalla juga menanggapi polemik pengaturan pengeras suara di masjid. Dia menyadari begitu banyak masjid dan mushala di Indonesia sehingga menimbulkan polemik ketika ada pengaturan tentang volume suara adzan. "Bukan azannya yang dipermasalahkan tetapi tarhimnya atau pengajiannya yang kadang-kadang kepanjangan,"ucapnya.

Baca juga:JK: Tanpa Makmurkan Masyarakat, Fungsi Masjid Belum Sempurna
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya