LANGIT7.ID, Jakarta - Dewan Masjid Indonesia (DMI) meresmikan Gedung Pimpinan Pusat. Ketua DMI, Jusuf Kalla (JK) berharap kantor ini dapat menunjang kerja-kerja DMI dalam memakmurkan masjid.
Gedung DMI yang berlokasi di Jalan Matraman, Jakarta diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. JK mengatakan, sudah sejak lama DMI menginginkan kantor yang berlokasi tetap dan milik sendiri.
“Selama 10 tahun saya jadi Ketua DMI, lima kali kontrak rumah, pindah dari SD Istiqlal, ke jalan Borobudur, Jalan Surabaya, Jalan Jenggala, baru punya rumah sendiri setelah 50 tahun. Saya bersyukur sekarang sudah punya rumah sendiri,” kata JK di Jakarta belum lama ini.
Baca Juga: UAS Ingatkan Kaum Muslim Terus Beramar Makruf Nahi MungkarJK menjelaskan, DMI mengusung visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid. Mereka yang wajib memakmurkan masjid adalah pendiri, pengelola, dan jamaah.
“Tapi bukan hanya itu saja, bagaimana masjid juga memakmurkan masyarakat sekitarnya,” kata JK.
DMI mendorong masjid di seluruh Indonesia turut mendorong pertumbuhan ekonomi keummatan. JK melihat, penguasaan sektor ekonomi umat Islam sangat minim.
“Masjid boleh indah, tetapi bila kita lihat rumah sekitarnya masih banyak yang perlu dibantu. Ini tugas Dewan Masjid bagaimana mekamurkan masjid dan bagaimana masjid memakmurkan masyarakatnya . Tanpa memakmurkan masyarakatnya fungsi masjid belum sempurna,” imbuh JK.
Baca Juga: Perkuat Ekonomi Syariah, BSI Luncurkan Digitalisasi Ekosistem MasjidJK mengatakan, jumlah masjid dan mushalla di Indonesia saat ini sekitar 800 ribu. Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz pun terkejut saat JK menceritakan hal ini pada suatu kesempatan.
“Masjidnya hampir 400 ribu sedangkan mushallanya 500 ribu, apakah di kantor, sekolah pom bensin semua ada. Luar biasa. Waktu saya sampaikan hal ini kepada Raja Salman bahwa Indonesia punya 800 masjid, ia terkejut. Karena memang tidak disangka,” kata JK.
“Sekarang tugas kami ialah bagaimana mengkoordinasikan masjid itu di samping fungsi kegamaan juga kemasyarakatan,” imbuhnya.
Baca Juga: UAS Ingatkan Kaum Muslim Terus Beramar Makruf Nahi Mungkar(zhd)