Kecam Invasi, Apple Setop Penjualan Produk di Rusia
Ummu hani
Rabu, 02 Maret 2022 - 17:35 WIB
Apple Inc. (Foto: Langit7.id/iStock)
Apple secara resmi menghentikan penjualan produknya di Rusia. Keputusan tersebut merupakan langkah terbaru Apple untuk 'menghukum' Rusia akibat dari invasinya.
Apple mengkonfirmasi, mereka telah menutup operasi ritel online dan berhenti mengekspor produknya ke saluran penjualan di Rusia. "Kami sangat prihatin dengan invasi Rusia ke Ukraina dan mendukung semua orang yang menderita akibat kekerasan tersebut. Karena itu, Apple sementara menangguhkan penjualan ke Rusia," bunyi pernyataan Apple, melansir dari Apple Insider, Rabu (2/3/2022).
Baca juga:Apple Kuasai Pasar Ponsel China Usai Penantian Enam Tahun
Berdasarkan pantauan Langit7, saat ini situs resmi Apple Rusia sudah tutup sementara. Apple menghentikan akses transaksi untuk semua produknya, termasuk iPhone, iPad, Mac hingga Apple Watch.
Seiring dengan keputusan itu, Apple jugaakan terus melanjutkan evaluasi perkembangan situasi. Pihak Apple juga terus menjalinkomunikasi dengan pemerintahan dari Ukraina.
Baca juga:Apple Rilis Aplikasi Pendeteksi AirTag untuk Pengguna Android
Sebelumnya Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov mengirimkan surat terbuka untuk Apple untuk menyetop penjualan dan ketersediaan semua produknya di Rusia, termasuk App Store.
Apple mengkonfirmasi, mereka telah menutup operasi ritel online dan berhenti mengekspor produknya ke saluran penjualan di Rusia. "Kami sangat prihatin dengan invasi Rusia ke Ukraina dan mendukung semua orang yang menderita akibat kekerasan tersebut. Karena itu, Apple sementara menangguhkan penjualan ke Rusia," bunyi pernyataan Apple, melansir dari Apple Insider, Rabu (2/3/2022).
Baca juga:Apple Kuasai Pasar Ponsel China Usai Penantian Enam Tahun
Berdasarkan pantauan Langit7, saat ini situs resmi Apple Rusia sudah tutup sementara. Apple menghentikan akses transaksi untuk semua produknya, termasuk iPhone, iPad, Mac hingga Apple Watch.
Seiring dengan keputusan itu, Apple jugaakan terus melanjutkan evaluasi perkembangan situasi. Pihak Apple juga terus menjalinkomunikasi dengan pemerintahan dari Ukraina.
Baca juga:Apple Rilis Aplikasi Pendeteksi AirTag untuk Pengguna Android
Sebelumnya Wakil Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov mengirimkan surat terbuka untuk Apple untuk menyetop penjualan dan ketersediaan semua produknya di Rusia, termasuk App Store.