home masjid

Masjid Chinguetti, Jejak Peradaban Islam Kuno di Gurun Sahara

Jum'at, 04 Maret 2022 - 14:16 WIB
Masjid Chinguetti, jejak peradaban Islam di Gurun Sahara. Foto: Istimewa.
Di padang pasir Mauritania berdiri sebuah masjid kuno yang hampir ditelan oleh ganasnya iklim sahara. Dikelilingi dan hampir ditelan oleh bukit pasir yang bergeser di sahara barat Masjid Jami Chinguetti menahan kehancurannya.

Masjid Jami Chinguetti dibangun pada abad ketiga belas atau keempat belas, dan dikatakan sebagai jiwa kota suci Chinguetti. Pada 1970-an masjid sempat direvitalisasi melalui upaya UNESCO.

Meskipun penggurunan dengan cepat menyebabkan kerusakan, menaranya masih menjulang di menandakan sebuah peradaban kota tua. Chinguetti merupakan Situs Warisan Dunia yang berada di Mauritania utara, terletak di Dataran Tinggi Adrar di timur Atar.

Baca Juga:Indahnya Hidayah Allah, Orang ini Masuk Islam di Akhir Hayat

Kota ini berkembang pada abad pertengahan yang saat itu menjadi rest area utama bagi karavan yang membawa emas, garam, kurma, dan gading melintasi sahara. Lanskap kotanya terdiri dari bangunan-bangunan yang terbuat dari batu dan lumpur yang berwarna kemerahan.

Chinguetti juga merupakan rumah bagi koleksi manuskrip Islam penting yang luar biasa. Sebagai rumah ibadah umat Islam, Masjid Jami Chinguetti memiliki ruang doa dengan empat lorong, mihrab, dan halaman.

Dinding masjid terbuat dari batu split dan lantainya dilapisi dengan pasir. Sebuah menara persegi empat menjulang tinggi menjadi daya tarik tersendiri bagi siapapun yang berkunjung ke situs kuno ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
masjid chinguetti peradaban islam gurun sahara
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya