home global news

BRIN Temukan Cecak Papeda, Spesies Baru dari Maluku

Senin, 07 Maret 2022 - 19:35 WIB
Cecak Papeda, spesies baru dari Maluku. (Foto: Dok. BRIN)
Pusat Penelitian Biologi Badan Riset Nasional dan Inovasi (BRIN) mengidentifikasikan cecak jarilengkung jenis baru bernama ilmiah Cyrtodactylus Papeda. Cecak ini diketahui berasal dari Kawasi, Pulau Obi, Maluku Utara.

Cecak ini ditemukan oleh Fata H. Faz dari Institut Pertanian Bogor pada 2016 dan 2018. Secara genetik dan morfologi mirip dengan spesies Melanesia, yaitu Cyrtodactylus Papuensis. "Bedanya terlihat pada ukuran tubuhnya yang lebih besar, baris sisik besar paha lebih dari satu baris, dan alur precloacal yang dalam pada jantan,"kata Awal Riyanto, Peneliti Zoologoi dari Museum Zoologicum Bogoriense dalam siaran pers, Senin (7/3/2022).

Baca juga: Kalahkan Avanza-Veloz, Xpander jadi Mobil Terlaris di Indonesia

Adapun rata-rata ukuran panjang cecak papeda mencapai 60,7 mm dengan bagian dorsum cecak berwarna coklat muda. Memiliki pola dengan tujuh atau delapan tanda coklat gelap melintang sempit dan tidak beraturan antara ketiak dan selangkangan.

Awal menjelaskan, cecak ini dapat ditemukan pada vegetasi rawa bakau, pinus dan hutan sekunder yang berasosiasi dengan semak belukar. "Biasanya aktif dan ditemukan di malam hari antara 30 cm sampai 3 meter di atas tanah dan sebagian besar pada batang pohon,” ujar Awal.

Uniknya, penyematan nama ‘papeda’ merupakan bagian iktiar untuk mempromosikan atau mengenalkan keragaman kuliner nusantara ke dunia. "Dalam hal ini, papeda merupakan nama makanan tradisional dari Maluku dan Papua Barat yang terbuat dari sagu," ucapnya.

Baca juga:
Berita Terkait
Berita Lainnya