home global news

Kominfo Bahas Isu Digital Guna Wujudkan Pemulihan Pascapandemi

Rabu, 09 Maret 2022 - 20:56 WIB
Sekjen Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba (foto: kominfo)
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengonsolidasi isu digital dalam Presidensi G20 Indonesia guna mengidentifikasi kesepahaman dan menjawab tantangan sektor digital dalam mewujudkan pemulihan pascapandemi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba mengatakan workshop Digital Economy Working Group (DEWG) ini menginisiasi melting pot antara Working Group (WG), Engagement Group (EG), National Knowledge Partner, dan National Strategic Stakeholders.

Workshop ini juga akan menjadi perwujudan peran DEWG sebagai leading sector untuk isu prioritas Digital Based Transformation dalam Presidensi G20 Indonesia,” jelas Mira dalam pembukaan 1st Internal Workshop DEWG G20 “Achieving a Resilient Recovery: Working Together for a More Inclusive, Empowering and Sustainable Digital Transformation, dikutip Rabu (9/3/2022).

Baca juga:Uji Coba ASO Tahap I, Kominfo Mulai Bagikan STB Gratis

Mira menuturkan, selama dua tahun terakhir pandemi Covid-19 membuat keberadaan teknologi digital menjadi penopang kehidupan dan terciptanya solusi inovatif. Menurutnya, Indonesia patut bangga karena selama pandemi, valuasi ekonomi digital Indonesia mencapai USD 70 Miliar di tahun 2021 berdasarkan angka Gross Merchandise Value (GMV).

“Bahkan, angka itu diprediksi akan meningkat hingga USD 146 Milliar pada tahun 2025,” katanya.

Menurut Mira, setidaknya terdapat tambahan 5 startup Indonesia berhasil meraih status unicorn di tahun 2021. Selain itu, sektor-sektor seperti edutech dan healthtech juga mengalami perkembangan pesat di tengah pandemi,” ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemenkominfo kominfo isu digital pascapandemi covid-19
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya