Koperasi Mahasiswa Mampu Tumbuhkan Jiwa Wirausaha dari Kampus
Mahmuda attar hussein
Kamis, 10 Maret 2022 - 16:05 WIB
Ilustrasi anak-anak muda yang mulai berwirausaha. (Foto: Istimewa).
Koperasi mahasiswa atau kopma dinilai bisa menjadi wadah bagi anak-anak muda yang ingin mendapatkan pelatihan kewirausahaan meski sedang menempuh pendidikan.
Kopma mendorong minat mahasiswa untuk bisa menjadi entrepreneur atau pengusaha. Sebab, koperasi ini memfasilitasi mereka yang ingin mengembangkan usaha.
Direktur Utama PT Mitra Solusi KUKM, Eka Setya Dian Anggriawan mengatakan, kopma merupakan wadah untuk mengasah jiwa wirausaha, kreativitas, serta inovasi mahasiswa.
Baca Juga:Bisnis Donat Berkembang Setelah Ikut Baznas Studentpreneur
"Jiwa entrepreneurship mahasiswa tidak hanya berhenti pada keahlian berwirausaha saja. Mereka harus mampu menjadi perantara untuk mengubah sesuatu yang tidak bernilai ekonomis, menjadi barang atau jasa bernilai jual," katanya dilansir laman resmi Universitas Islam Indonesia, dikutip Kamis (10/3/2022).
Untuk menunjang keahlian tersebut, kata dia, diperlukan kesiapan mental, pengetahuan dan keterampilan, serta kesiapan sumber daya.
Sementara terkait kewirakoperasian, dalam hal ini wirausaha tidak selalu berbicara tentang keuntungan semata. Tapi juga mencapai kepentingan bersama.
Kopma mendorong minat mahasiswa untuk bisa menjadi entrepreneur atau pengusaha. Sebab, koperasi ini memfasilitasi mereka yang ingin mengembangkan usaha.
Direktur Utama PT Mitra Solusi KUKM, Eka Setya Dian Anggriawan mengatakan, kopma merupakan wadah untuk mengasah jiwa wirausaha, kreativitas, serta inovasi mahasiswa.
Baca Juga:Bisnis Donat Berkembang Setelah Ikut Baznas Studentpreneur
"Jiwa entrepreneurship mahasiswa tidak hanya berhenti pada keahlian berwirausaha saja. Mereka harus mampu menjadi perantara untuk mengubah sesuatu yang tidak bernilai ekonomis, menjadi barang atau jasa bernilai jual," katanya dilansir laman resmi Universitas Islam Indonesia, dikutip Kamis (10/3/2022).
Untuk menunjang keahlian tersebut, kata dia, diperlukan kesiapan mental, pengetahuan dan keterampilan, serta kesiapan sumber daya.
Sementara terkait kewirakoperasian, dalam hal ini wirausaha tidak selalu berbicara tentang keuntungan semata. Tapi juga mencapai kepentingan bersama.