Dokter UI: Lansia Tak Perlu Takut Vaksinasi
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 11 Maret 2022 - 06:12 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Dokter spesialis penyakit dalam Kuntjoro Harimurti mengatakan lansia tidak perlu takut untuk melakukan vaksinasi, karena ada banyak manfaat yang didapat nantinya.
"Kelompok lansia yang sudah divaksin lebih sedikit terkena Covid, lebih sedikit yang masuk rumah sakit ketika mengalami Covid dan lebih sedikit yang harus mendapatkan perawatan intensif dan akan meninggal akibat dari Covid," ujar dr. Kuntjoro dalam acara talkshow "Mengapa Kelompok Rentan Perlu Segera Divaksin Covid-19", Kamis (10/3/2022).
Menurut dia, bukti dan data ini sudah cukup menjadi dasar bagi semua untuk tetap memberikan edukasi, pemahaman kepada masyarakat, lansia, dan juga penting kepada keluarganya bahwa memang vaksin Covid ini sangat bermanfaat.
Baca juga: Vaksin Dosis Ketiga Dimulai, Prioritas Lansia dan Kelompok Rentan
Namun, lanjut Kuntjoro, memang untuk meminimalisir gejala yang timbul, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh lansia sebelum vaksinasi.
"Ketika akan melakukan vaksinasi, sebenarnya perlu ada persiapan-persiapan untuk meminimalisir efek setelah vaksin. Penyakit yang ia alami seperti darah tinggi, kencing manis dan sebagainya itu harus dalam kondisi terkontrol," kata Kuntjoro yang juga Ketua Divisi Geriatri, Departemen Klinik Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia.
Biasanya kondisi akan terkontrol, paling cepat dua pekan. Misal seorang lansia dengan diabetes, gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, atau kondisi-kondisi akut lainnya, dokter bisa memberikan obat dan kemudian memperkirakan bahwa pemberian obat itu akan menstabilkan kondisinya.
"Kelompok lansia yang sudah divaksin lebih sedikit terkena Covid, lebih sedikit yang masuk rumah sakit ketika mengalami Covid dan lebih sedikit yang harus mendapatkan perawatan intensif dan akan meninggal akibat dari Covid," ujar dr. Kuntjoro dalam acara talkshow "Mengapa Kelompok Rentan Perlu Segera Divaksin Covid-19", Kamis (10/3/2022).
Menurut dia, bukti dan data ini sudah cukup menjadi dasar bagi semua untuk tetap memberikan edukasi, pemahaman kepada masyarakat, lansia, dan juga penting kepada keluarganya bahwa memang vaksin Covid ini sangat bermanfaat.
Baca juga: Vaksin Dosis Ketiga Dimulai, Prioritas Lansia dan Kelompok Rentan
Namun, lanjut Kuntjoro, memang untuk meminimalisir gejala yang timbul, ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh lansia sebelum vaksinasi.
"Ketika akan melakukan vaksinasi, sebenarnya perlu ada persiapan-persiapan untuk meminimalisir efek setelah vaksin. Penyakit yang ia alami seperti darah tinggi, kencing manis dan sebagainya itu harus dalam kondisi terkontrol," kata Kuntjoro yang juga Ketua Divisi Geriatri, Departemen Klinik Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia.
Biasanya kondisi akan terkontrol, paling cepat dua pekan. Misal seorang lansia dengan diabetes, gula darah tinggi, tekanan darah tinggi, atau kondisi-kondisi akut lainnya, dokter bisa memberikan obat dan kemudian memperkirakan bahwa pemberian obat itu akan menstabilkan kondisinya.