Menkominfo Amankan Komitmen Pembiayaan USD1,4 Miliar dari Prancis
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 11 Maret 2022 - 23:54 WIB
Menkominfo Johnny G. Plate saat meninjau perkembangan pembuatan Satelit Republik Indonesia (SATRIA) 1 di Cannes, Prancis. (Foto: Berto)
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate melanjutkan kunjungan kerja (kunker) ke Prancis. Kali ini, Menkominfo meninjau perkembangan pembuatan Satelit Republik Indonesia (SATRIA) 1 di Cannes, Prancis.
Dalam rangkaian pertemuan dari tanggal 2 sampai dengan 6 Maret 2022, Menkominfo berhasil memperoleh komitmen pembiayaan sekitar USD1,4 Miliar. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi.
Baca juga:Perkuat Layanan Internet Publik, Kominfo Siapkan Mitigasi HBS
"Pertama, di Cannes, Prancis. Di pertemuan itu membahas terkait progress pembangunan satelit SATRIA-I sebagai high-throughput satellite untuk menyediakan konektivitas internet di 150.000 titik layanan publik di Indonesia," kata Dedy dalam keterangan resminya dari Media Center Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2022).
Dedy menjelaskan saat ini pembangunan satelit SATRIA-1 mencapai hampir 70 persen. Ke depannya, satelit ini diharapkan dapat diluncurkan ke orbit sesuai jadwal yang telah disepakati bersama, pada Juni 2023 dan mulai beroperasi komersial pada kuartal 4 tahun 2023.
Agenda kedua di Prancis, lanjut Dedy, Menkominfo mengadakan rapat dengan CEO Thales International, Madam Pascale Sourisse. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan peluncuran high-throughput satellite Indonesia yang rencananya akan dibiayai oleh Pemerintah Prancis melalui Public Investment Bank Prancis.
Dalam rangkaian pertemuan dari tanggal 2 sampai dengan 6 Maret 2022, Menkominfo berhasil memperoleh komitmen pembiayaan sekitar USD1,4 Miliar. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi.
Baca juga:Perkuat Layanan Internet Publik, Kominfo Siapkan Mitigasi HBS
"Pertama, di Cannes, Prancis. Di pertemuan itu membahas terkait progress pembangunan satelit SATRIA-I sebagai high-throughput satellite untuk menyediakan konektivitas internet di 150.000 titik layanan publik di Indonesia," kata Dedy dalam keterangan resminya dari Media Center Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2022).
Dedy menjelaskan saat ini pembangunan satelit SATRIA-1 mencapai hampir 70 persen. Ke depannya, satelit ini diharapkan dapat diluncurkan ke orbit sesuai jadwal yang telah disepakati bersama, pada Juni 2023 dan mulai beroperasi komersial pada kuartal 4 tahun 2023.
Agenda kedua di Prancis, lanjut Dedy, Menkominfo mengadakan rapat dengan CEO Thales International, Madam Pascale Sourisse. Hal ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan peluncuran high-throughput satellite Indonesia yang rencananya akan dibiayai oleh Pemerintah Prancis melalui Public Investment Bank Prancis.