Penting untuk Kesehatan Tenggorokan, Ini Cara Berkumur yang Tepat
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 16 Maret 2022 - 15:33 WIB
Seorang anak perempuan yang sedang berkumur dengan tengadah. Foto: iStock
Gargle atau berkumur merupakan cara untuk membersihkan kuman di saluran pernapasan atas dan yang bersarang di tenggorokan.
Cara gargle yang tepat adalah dengan memposisikan kepala menengadah hingga 45 derajat dan berkumur selama 30 detik. Kementerian Kesehatan menerapkan aturan gargle yang disingkat dengan 3T atau tuang, teguk, tengadah yang bisa dilakukan 2 kali sehari.
Berkumur dapat dilakukan dengan menggunakan dua bahan, yaitu alami dan sintetis. Berkumur dengan bahan alami umumnya menggunakan air putih, air garam, dan teh hijau. Sedangkan berkumur dengan bahan sintetis menggunakan cairan polyvinylpyrrolidone-iodine (PVP-I).
Baca juga: Cegah Infeksi Covid-19, Kemenkes Luncurkan "Waktu Indonesia Gargle"
Dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan bedah Kepala dan Leher (THT-KL), dr Arie Cahyono mengatakan gargle penting dilakukan karena berhubungan dengan organ THT.
“Kenapa ber-gargle penting? Karena organ THT langsung berhubungan dengan dunia luar dan mudah terpapar bakteri, virus, dan lain-lain,” ujar Arie di acara daring, Selasa (15/3/2022).
Saat terpapar bakteri, Arie melanjutkan, keluhan yang kerap dirasakan penderita adalah kesulitan saat menelan. Sehingga mengakibatkan penurunan produktivitas hingga besarnya biaya kesehatan yang harus dikeluarkan.
Cara gargle yang tepat adalah dengan memposisikan kepala menengadah hingga 45 derajat dan berkumur selama 30 detik. Kementerian Kesehatan menerapkan aturan gargle yang disingkat dengan 3T atau tuang, teguk, tengadah yang bisa dilakukan 2 kali sehari.
Berkumur dapat dilakukan dengan menggunakan dua bahan, yaitu alami dan sintetis. Berkumur dengan bahan alami umumnya menggunakan air putih, air garam, dan teh hijau. Sedangkan berkumur dengan bahan sintetis menggunakan cairan polyvinylpyrrolidone-iodine (PVP-I).
Baca juga: Cegah Infeksi Covid-19, Kemenkes Luncurkan "Waktu Indonesia Gargle"
Dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan bedah Kepala dan Leher (THT-KL), dr Arie Cahyono mengatakan gargle penting dilakukan karena berhubungan dengan organ THT.
“Kenapa ber-gargle penting? Karena organ THT langsung berhubungan dengan dunia luar dan mudah terpapar bakteri, virus, dan lain-lain,” ujar Arie di acara daring, Selasa (15/3/2022).
Saat terpapar bakteri, Arie melanjutkan, keluhan yang kerap dirasakan penderita adalah kesulitan saat menelan. Sehingga mengakibatkan penurunan produktivitas hingga besarnya biaya kesehatan yang harus dikeluarkan.