home global news

Uni Eropa Naikkan Tarif Impor Baja Nirkarat India dan Indonesia

Kamis, 17 Maret 2022 - 12:35 WIB
Ilustrasi pabrik pembuatan stainless steel atau baja nirkarat. Foto: Langit7.id/iStock
Uni Eropa akan menaikkan tarif produk baja nirkarat dari India dan Indonesia setelah menentukan bahwa mereka mendapat manfaat dari subsidi yang tidak adil. Termasuk beberapa dari China di bawah program investasi Belt and Road.

Komisi Eropa, yang melakukan investigasi, telah menetapkan bea masuk anti-subsidi pada produk stainless steel cold-rolled flat dengan tarif antara 4,3 persen dan 21,4 persen, jurnal resmi Uni Eropa mengatakan pada Rabu (16/3/2022). Mereka akan menambah tarif anti-dumping yang sudah ada.

Baca Juga:Harga Minyak Mentah Dunia Naik, Pertamina Pastikan Pertalite Stabil

IRNC Indonesia menghadapi tarif baru sebesar 21,4 persen, sehingga tarif keseluruhan, termasuk bea masuk anti-dumping, menjadi 30,7 persen. Tarif baruuntuk Jindal Stainless Ltd India dan Jindal Stainless Hisar Ltd adalah 4,3 persen, sehingga total tarif menjadi 14,3 persen.

Komisi mengatakan, subsidi tersebut berbentuk pinjaman preferensial, pembebasan bea, dan penyediaan bahan baku yang murah, sebagian karena pembatasan ekspor untuk bahan-bahan tersebut. Indonesiajuga mendapat manfaat dari subsidi untuk membantu membangun industri baja nirkaratnya dari China, yang sebagai imbalannya diuntungkan dengan mengambil bagian yang lebih besar dari ekspor bijih nikel Indonesia.

Baca Juga:Catat, Dua Hari Lagi Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Naik

Ini adalah investigasi kedua Uni Eropa terhadap subsidi trans-nasional China. Pada tahun 2020, blok tersebut memberlakukan bea masuk pada kain dan produk serat kaca dari perusahaan China atau operasi usaha patungan di Mesir. Komisi mengatakan bahwa tarif baru, yang berlaku mulai Kamis, bertujuan untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh produsen Uni Eropa seperti Acerinox dan Outokumpu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
uni eropa india indonesia baja nirkarat china
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya