Pesawat China Eastern dengan 132 Penumpang Jatuh di Pegunungan Guangxi
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 21 Maret 2022 - 19:12 WIB
Pesawat China Eastern yang membawa 132 penumpang dikabarkan jatuh di pegunungan Guangxi. Foto: Langit7/iStock
Sebuah pesawat penumpang China dengan 132 orang di dalamnya jatuh di daerah pegunungan di China selatan, Senin (21/3/2022). China Eastern Airlines Boeing 737 terbang dari Kunming ke Guangzhou ketika jatuh di perbukitan di provinsi Guangxi dan terbakar.
Penerbangan MU5735 meninggalkan Kunming pada 13:11 waktu setempat (05:11 GMT) dan dijadwalkan tiba di Guangzhou pada 15:05. Situs pelacakan penerbangan melaporkan pesawat itu berada di udara selama lebih dari satu jam, dan hampir mencapai tujuannya ketika jatuh di Wuzhou, daerah pegunungan yang hijau dan rentan terhadap cuaca campuran pada saat ini, karena China memasuki musim banjir tahunan.
Baca juga: Bocah 9 Tahun Nekat Menyelinap Naik Pesawat Jenguk Paman
Menurut data FlightRadar24, informasi terakhir terjadi pada 14:22 waktu setempat pada ketinggian 3.225 kaki.
Melansir dari BBC, belum ada laporan resmi jumlah korban jiwa dan penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Petugas pemadam kebakaran, yang mencapai tempat kejadian lebih dulu, telah memadamkan api di perbukitan yang disebabkan oleh kecelakaan pesawat, seperti terpantau dari CCTV.
Dari media sosial Tiongkok, rekaman yang diambil oleh penduduk desa setempat telah menjadi viral, menunjukkan api dan asap dari kecelakaan itu dengan puing-puing pesawat di tanah.
Standar keselamatan udara dan penerbangan di China telah meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir setelah serangkaian kecelakaan pada 1990-an. Kecelakaan seperti ini sangat jarang terjadi, lapor wartawan BBC Robin Brant di Shanghai.
Penerbangan MU5735 meninggalkan Kunming pada 13:11 waktu setempat (05:11 GMT) dan dijadwalkan tiba di Guangzhou pada 15:05. Situs pelacakan penerbangan melaporkan pesawat itu berada di udara selama lebih dari satu jam, dan hampir mencapai tujuannya ketika jatuh di Wuzhou, daerah pegunungan yang hijau dan rentan terhadap cuaca campuran pada saat ini, karena China memasuki musim banjir tahunan.
Baca juga: Bocah 9 Tahun Nekat Menyelinap Naik Pesawat Jenguk Paman
Menurut data FlightRadar24, informasi terakhir terjadi pada 14:22 waktu setempat pada ketinggian 3.225 kaki.
Melansir dari BBC, belum ada laporan resmi jumlah korban jiwa dan penyebab jatuhnya pesawat tersebut. Petugas pemadam kebakaran, yang mencapai tempat kejadian lebih dulu, telah memadamkan api di perbukitan yang disebabkan oleh kecelakaan pesawat, seperti terpantau dari CCTV.
Dari media sosial Tiongkok, rekaman yang diambil oleh penduduk desa setempat telah menjadi viral, menunjukkan api dan asap dari kecelakaan itu dengan puing-puing pesawat di tanah.
Standar keselamatan udara dan penerbangan di China telah meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir setelah serangkaian kecelakaan pada 1990-an. Kecelakaan seperti ini sangat jarang terjadi, lapor wartawan BBC Robin Brant di Shanghai.