Pemerintah Berencana Jadikan Vaksin Booster sebagai Syarat Mudik
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 23 Maret 2022 - 05:05 WIB
Ilustrasi vaksinasi dosis ketiga atau booster. (Foto: Langit7.id/iStock)
Pemerintah membuka kemungkinan vaksinasi dosis ketiga (booster) Covid-19 menjadi syarat bagi masyarakat yang hendak pulang kampung atau mudik Lebaran 2022. Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Menurut Ma'ruf Amin, vaksinasi menjadi penting untuk mencapai kekebalan komunitas. "Untuk mencapainya kan salah satu faktor pentingnya adalah yaitu vaksinasi. Kemudian yang lansia akan terus didorong, juga yang masih baru satu kali vaksin itu menjelang bulan Ramadhan ini harus 70 persen tervaksin," kata Wapres di Bandung, Selasa (22/3/2022).
Baca Juga:Pemerintah Longgarkan Mobilitas Masyarakat Saat Ramadhan
Wapres juga mengimbau kepada masyarakat yang belum divaksin untuk melakukan vaksinasi dosis lengkap. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk segera melakukan vaksiniasi booster.
"Nanti booster itu kita ingin jadikan sebagai syarat kalau nanti orang mau mudik. Dengan demikian tidak perlu lagi ada semacam di-PCR atau antigen. Ini kalau tidak terjadi lonjakan-lonjakan, kalau suasana terus landai yang sekarang," ujar Ma'ruf.
Baca Juga:Aturan Baru Menpan-RB, Pembatasan ASN ke Luar Negeri Dicabut
Lebih lanjut, Ma'ruf menilai pandemi Covid-19 di Indonesia secara garis besar sudah mengalami penurunan dan terkendali. Hal itu yang kemudian membuat banyak tempat ibadah mulai melonggarkan aturannya. Namun, Wapres meminta agar penyelenggaraan ibadah tetap menaati protokol kesehatan yang ditetapkan.
Menurut Ma'ruf Amin, vaksinasi menjadi penting untuk mencapai kekebalan komunitas. "Untuk mencapainya kan salah satu faktor pentingnya adalah yaitu vaksinasi. Kemudian yang lansia akan terus didorong, juga yang masih baru satu kali vaksin itu menjelang bulan Ramadhan ini harus 70 persen tervaksin," kata Wapres di Bandung, Selasa (22/3/2022).
Baca Juga:Pemerintah Longgarkan Mobilitas Masyarakat Saat Ramadhan
Wapres juga mengimbau kepada masyarakat yang belum divaksin untuk melakukan vaksinasi dosis lengkap. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk segera melakukan vaksiniasi booster.
"Nanti booster itu kita ingin jadikan sebagai syarat kalau nanti orang mau mudik. Dengan demikian tidak perlu lagi ada semacam di-PCR atau antigen. Ini kalau tidak terjadi lonjakan-lonjakan, kalau suasana terus landai yang sekarang," ujar Ma'ruf.
Baca Juga:Aturan Baru Menpan-RB, Pembatasan ASN ke Luar Negeri Dicabut
Lebih lanjut, Ma'ruf menilai pandemi Covid-19 di Indonesia secara garis besar sudah mengalami penurunan dan terkendali. Hal itu yang kemudian membuat banyak tempat ibadah mulai melonggarkan aturannya. Namun, Wapres meminta agar penyelenggaraan ibadah tetap menaati protokol kesehatan yang ditetapkan.