home wirausaha syariah

Semester I/2021, Kredit BTN Tumbuh di Atas Industri

Rabu, 28 Juli 2021 - 21:12 WIB
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo (kanan) didampingi Jajaran Direksi Bank BTN (kiri ke kanan) Nofry Rony Poetra, Elisabeth Novie Riswanti dan Nixon L.P. Napitupulu menunjuk laporan keuangan Bank BTN per 30 Juni 2021 d
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mencatatkan pertumbuhan positif pada penyaluran kredit dan pembiayaan di level 5,59% yoy (year-on-year) ditopang laju pertumbuhan KPR Subsidi. Pertumbuhan penyaluran kredit tersebut juga disertai dengan perbaikan kualitas dan peningkatan pencadangan untuk menjaga bisnis terus tumbuh berkelanjutan.

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan perseroan terus melakukan transformasi dan inovasi agar bisnis tetap melaju positif meski berada di tengah kondisi pandemi. Peran positif pemerintah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional, lanjut Haru, juga turut mendorong kinerja positif Bank BTN.

“Upaya peningkatan bisnis yang kami lakukan juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rumah masyarakat Indonesia yang semakin mendesak di masa pandemi ini. Kami berupaya terus mencatatkan pertumbuhan positif yang berkelanjutan sehingga Bank BTN dapat terus menyediakan rumah untuk rakyat,” tutur Haru pada Konferensi Pers Paparan Kinerja Bank BTN Semester I/2021 di Jakarta, Rabu (28/7)

Dalam laporan keuangan emiten bersandi saham BBTN tersebut menunjukkan per semester I/2021, Bank BTN mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar 5,59% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp251,83 triliun menjadi Rp265,9 triliun. Pertumbuhan tersebut tercatat berada jauh di atas rata-rata industri perbankan nasional. Data Bank Indonesia merekam, pertumbuhan kredit industri perbankan nasional hanya tumbuh sebesar 0,45% yoy per Juni 2021.

#(Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo (kanan) didampingi Jajaran Direksi Bank BTN)#

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi masih menjadi motor utama penggerak penyaluran kredit Bank BTN dengan kenaikan sebesar 11,17% yoy menjadi Rp126,29 triliun per semester I/2021. KPR Non-subsidi juga tumbuh perlahan di level 0,90% yoy menjadi Rp80,59 triliun. Kredit konsumer non-perumahan juga tercatat meningkat di level 17,47% yoy menjadi Rp5,43 triliun pada semester I/2021.

Kinerja penyaluran kredit Bank BTN yang tetap kokoh bertumbuh di tengah tekanan pandemi, juga diiringi perbaikan pada kualitasnya. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) nett Bank BTN terekam terus membaik sebesar 54 bps ke level 1,87% di semester I/2021 dari 2,40%. Penurunan NPL tersebut juga disertai peningkatan pencadangan sebesar 1.282 bps dari 107,90% pada semester I/2020 menjadi 120,72% di semester I/2021.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
industri halal kredit btn industri
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya