FIGC Harap Roberto Mancini Bertahan di Timnas Italia
Garry Talentedo Kesawa
Jum'at, 25 Maret 2022 - 20:05 WIB
Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini. (Foto: Eurosport)
Harapan timnas Italia untuk berlaga di Piala Dunia 2022 pupus setelah dikalahkan Makedonia Utara, Jumat (25/3) dini hari WIB. Dalam pertandingan final play-off Piala Dunia 2022 itu, Azzurri kalah dengan skor tipis 0-1.
Kekalahan ini praktis membuat Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Selain itu, hasil tersebut menjadi kegagalan kedua Italia lolos ke Piala Dunia kedua berturut-turut meski berstatus Juara Piala Eropa 2020.
Baca Juga:Italia Gagal Lolos Piala Dunia, Mancini: Ini Kekecewaan Terbesar
PresidenFederasi Sepak Bola Italia (FIGC),Gabriele Gravina mengatakan bahwa Italia tentu tidak mengharapkan kegagalan ini. Namun, segala hal bisa terjadi di dunia sepakbola. "Ini sepakbola dan ketika Anda berada dalam olahraga, Anda harus menerima vonis ini," kata Gravina kepada RAI Sport.
"Saya benar-benar sedih untuk para penggemar kami. Sukacita besar yang kami miliki selama musim panas tetap ada, tetapi juga kepahitan besar atas kekalahan ini. Kami tidak mengharapkannya," lanjutnya.
Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2022 membuat nama Roberto Mancini menjadi sorotan. Masa depannya bersama timnas Italia itu pun semakin dipertanyakan. Tetapi, Gravina berharap kepada sang pelatih tetap bertahan membesut Azzurri.
"Saya berharap Mancini terus bersama kami. Dia memiliki komitmen dengan kami untuk proyek ini. Saya harap dia bisa melepaskan eliminasi ini seperti semua orang Italia dan dia tetap memimpin untuk melanjutkan kerja sama kami," ujar Gravina.
Kekalahan ini praktis membuat Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Selain itu, hasil tersebut menjadi kegagalan kedua Italia lolos ke Piala Dunia kedua berturut-turut meski berstatus Juara Piala Eropa 2020.
Baca Juga:Italia Gagal Lolos Piala Dunia, Mancini: Ini Kekecewaan Terbesar
PresidenFederasi Sepak Bola Italia (FIGC),Gabriele Gravina mengatakan bahwa Italia tentu tidak mengharapkan kegagalan ini. Namun, segala hal bisa terjadi di dunia sepakbola. "Ini sepakbola dan ketika Anda berada dalam olahraga, Anda harus menerima vonis ini," kata Gravina kepada RAI Sport.
"Saya benar-benar sedih untuk para penggemar kami. Sukacita besar yang kami miliki selama musim panas tetap ada, tetapi juga kepahitan besar atas kekalahan ini. Kami tidak mengharapkannya," lanjutnya.
Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2022 membuat nama Roberto Mancini menjadi sorotan. Masa depannya bersama timnas Italia itu pun semakin dipertanyakan. Tetapi, Gravina berharap kepada sang pelatih tetap bertahan membesut Azzurri.
"Saya berharap Mancini terus bersama kami. Dia memiliki komitmen dengan kami untuk proyek ini. Saya harap dia bisa melepaskan eliminasi ini seperti semua orang Italia dan dia tetap memimpin untuk melanjutkan kerja sama kami," ujar Gravina.