3 Kurikulum Ramadhan Rasulullah agar Jadi Orang Bertakwa
Muhajirin
Senin, 28 Maret 2022 - 06:53 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Ramadhan merupakan bulan penuh kebaikan. Rahmat Allah bertebaran pada bulan ini. Maka, sepantasnya setiap muslim meningkatkan keimanan dan amalan ibadah pada momen mulia tersebut.
Ustadz Adi Hidayat (UAH) memberikan tiga amalan pokok yang bisa dilakukan pada saat ramadhan. Amalan tersebut merupakan kurikulum Ramadhan yang diajarkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW.
“Jika ingin mengikuti kurikulum Nabi Muhammad SAW di waktu Ramadhan, bikin agenda, biar tidak pusing apa yang harus dikerjakan, jadi ditulis hari pertama mau mengerjakan apa saja,” kata UAH melalui kanal YouTube-nya, dikutip Senin (28/3/2022).
Tiga amalan pokok itu adalah:
1. Meningkatkan Shalat
Meningkatkan shalat bukan sekadar kualitas saja, tapi juga kuantitas ibadah 5 waktu tersebut. Meningkatkan artinya menambah jumlah shalat. Selain shalat fardhu, shalat-shalat sunnah juga harus dikerjakan.
Ada beberapa shalat sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Di antaranya ada shalat sunnah rawatib. Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang melekat kepada shalat fardhu. Rawatib bertujuan untuk memperbaiki shalat fardhu.
Ustadz Adi Hidayat (UAH) memberikan tiga amalan pokok yang bisa dilakukan pada saat ramadhan. Amalan tersebut merupakan kurikulum Ramadhan yang diajarkan oleh baginda Nabi Muhammad SAW.
“Jika ingin mengikuti kurikulum Nabi Muhammad SAW di waktu Ramadhan, bikin agenda, biar tidak pusing apa yang harus dikerjakan, jadi ditulis hari pertama mau mengerjakan apa saja,” kata UAH melalui kanal YouTube-nya, dikutip Senin (28/3/2022).
Tiga amalan pokok itu adalah:
1. Meningkatkan Shalat
Meningkatkan shalat bukan sekadar kualitas saja, tapi juga kuantitas ibadah 5 waktu tersebut. Meningkatkan artinya menambah jumlah shalat. Selain shalat fardhu, shalat-shalat sunnah juga harus dikerjakan.
Ada beberapa shalat sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Di antaranya ada shalat sunnah rawatib. Shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang melekat kepada shalat fardhu. Rawatib bertujuan untuk memperbaiki shalat fardhu.