Pesantren Dhuafa Kembali Digelar Tersebar di Puluhan Masjid Yogyakarta
Muhajirin
Senin, 04 April 2022 - 08:00 WIB
Baznas Yogyakarta (foto: Antara)
Badan Amil Zakat Nasional Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan program pesantren untuk warga miskin atau dhuafa ini. Pada tahun ini, program tidak lagi dipusatkan di Masjid Diponegoro, kompleks Balai Kota Yogyakarta, tetapi tersebar di berbagai masjid di kota tersebut.
"Karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19, maka peserta yang biasanya mengikuti kegiatan terpusat di Masjid Diponegoro, pada tahun ini peserta disebar di berbagai masjid," kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta, Syamsul Azhari pada Antara, dikutip Senin (4/4/2022).
Baca juga: Qada atau Fidiah? Ini Cara Bayar Utang Puasa Khusus Ibu Hamil
Menurut dia, terdapat 50 peserta yang berasal dari beragam profesi, seperti buruh bangunan, pengayuh becak dan lainnya, yang tercatat mengikuti pesantren tersebut tahun ini.
Peserta kemudian mengikuti kegiatan di masjid terdekat, sesuai tempat tinggalnya, dan diberi tugas untuk membantu takmir dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan selama Ramadhan.
"Mereka diperbantukan menjadi marbot di tiap masjid. Bisa bertugas membantu membersihkan masjid dan mengikuti kegiatan ibadah di masjid tersebut," katanya.
Sekretaris Baznas Kota Yogyakarta Misbachruddin mengatakan, kegiatan pesantren dhuafa digelar pertama kali pada 2016 dan menjadi kegiatan rutin tahunan Baznas setiap bulan Ramadhan.
"Karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19, maka peserta yang biasanya mengikuti kegiatan terpusat di Masjid Diponegoro, pada tahun ini peserta disebar di berbagai masjid," kata Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta, Syamsul Azhari pada Antara, dikutip Senin (4/4/2022).
Baca juga: Qada atau Fidiah? Ini Cara Bayar Utang Puasa Khusus Ibu Hamil
Menurut dia, terdapat 50 peserta yang berasal dari beragam profesi, seperti buruh bangunan, pengayuh becak dan lainnya, yang tercatat mengikuti pesantren tersebut tahun ini.
Peserta kemudian mengikuti kegiatan di masjid terdekat, sesuai tempat tinggalnya, dan diberi tugas untuk membantu takmir dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan selama Ramadhan.
"Mereka diperbantukan menjadi marbot di tiap masjid. Bisa bertugas membantu membersihkan masjid dan mengikuti kegiatan ibadah di masjid tersebut," katanya.
Sekretaris Baznas Kota Yogyakarta Misbachruddin mengatakan, kegiatan pesantren dhuafa digelar pertama kali pada 2016 dan menjadi kegiatan rutin tahunan Baznas setiap bulan Ramadhan.