Saudi Larang Warganya Kunjungi Negara Zona Merah, Termasuk ke Indonesia
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 29 Juli 2021 - 18:46 WIB
ilustrasi (foto: istimewa)
Arab Saudi telah memperingatkan warganya untuk tidak bepergian ke negara-negara yang berada di zona merah Covid-19.
Dikutip Arab News dari Saudi Press Agency (SPA), Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan warga yang nekat pergi ke negara-negara dalam daftar larangan Kerajaan akan dicekal bepergian selama tiga tahun. Aturan tersebut mulai berlaku sejak diumumkannya pernyataan ini.
Pihak berwenang juga telah melarang perjalanan, tanpa izin sebelumnya, ke dan dari UEA, Ethiopia, dan Vietnam. Hal itu dikarenakan kekhawatiran tentang penyebaran varian Covid-19 Delta yang lebih menular.
Selain itu, Saudi juga melarang warganya bepergian ke negara Asia, terutama Indonesia. Mengingat adanya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, pemerintah Saudi telah memberitahu warganya untuk berhati-hati dan menjauh dari daerah dengan tingkat infeksi yang tinggi.
Saudi melaporkan adanya 10 kematian baru akibat Covid-19, meningkatkan jumlah total kematian menjadi 8.189. Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi 1.379 kasus baru yang dilaporkan di Kerajaan dalam 24 jam sebelumnya, yang berarti 520.774 orang kini telah tertular Covid-19.
Dikutip Arab News dari Saudi Press Agency (SPA), Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan warga yang nekat pergi ke negara-negara dalam daftar larangan Kerajaan akan dicekal bepergian selama tiga tahun. Aturan tersebut mulai berlaku sejak diumumkannya pernyataan ini.
Pihak berwenang juga telah melarang perjalanan, tanpa izin sebelumnya, ke dan dari UEA, Ethiopia, dan Vietnam. Hal itu dikarenakan kekhawatiran tentang penyebaran varian Covid-19 Delta yang lebih menular.
Selain itu, Saudi juga melarang warganya bepergian ke negara Asia, terutama Indonesia. Mengingat adanya lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia, pemerintah Saudi telah memberitahu warganya untuk berhati-hati dan menjauh dari daerah dengan tingkat infeksi yang tinggi.
Saudi melaporkan adanya 10 kematian baru akibat Covid-19, meningkatkan jumlah total kematian menjadi 8.189. Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi 1.379 kasus baru yang dilaporkan di Kerajaan dalam 24 jam sebelumnya, yang berarti 520.774 orang kini telah tertular Covid-19.
(sof)