Istiqlal Dinobatkan Sebagai Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Dunia
Fajar adhitya
Jum'at, 08 April 2022 - 00:02 WIB
GBC Indonesia mengapresiasi pencapaian luar biasa Masjid Istiqlal yang menjadi bangunan keagamaan pertama yang mendapatkan sertifikasi final dari EDGE. Foto: Istimewa.
Masjid Istiqlal, Jakarta menjadi masjid pertama di dunia yang mendapat Sertifikat Final dari sistem Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE). Masjid terbesar di Asia Tenggara ini dinilai berkontribusi dalam menurunkan jejak karbon lewat konsep pembangunan hijau (green building).
EDGE sendiri adalah adalah sistem sertifikasi bangunan ramah lingkungan untuk pasar negara berkembang. EDGE merupakan inovasi International Finance Corporation (IFC)-anggota Grup Bank Dunia untuk mendorong green building di 125 pasar negara berkembang.
Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia bermitra dengan IFC telah merenovasi beberapa bagian dari Masjid Istiqlal dengan menambahkan sejumlah teknologi ramah lingkungan.
Baca Juga:Masjidil Haram Buka 80 Ruang Shalat Baru Selama Ramadhan
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan energi dari bangunan ikonik tersebut. Pekerjaan yang dilakukan di Masjid Istiqlal ini tidak hanya dilihat sebagai respon terhadap upaya memerangi perubahan iklim, tetapi juga sebagai contoh yang akan mendorong penerapan praktik desain bangunan hijau di Indonesia dan di tempat lain.
EDGE sendiri adalah adalah sistem sertifikasi bangunan ramah lingkungan untuk pasar negara berkembang. EDGE merupakan inovasi International Finance Corporation (IFC)-anggota Grup Bank Dunia untuk mendorong green building di 125 pasar negara berkembang.
Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), Green Building Council Indonesia (GBC Indonesia) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia bermitra dengan IFC telah merenovasi beberapa bagian dari Masjid Istiqlal dengan menambahkan sejumlah teknologi ramah lingkungan.
Baca Juga:Masjidil Haram Buka 80 Ruang Shalat Baru Selama Ramadhan
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan energi dari bangunan ikonik tersebut. Pekerjaan yang dilakukan di Masjid Istiqlal ini tidak hanya dilihat sebagai respon terhadap upaya memerangi perubahan iklim, tetapi juga sebagai contoh yang akan mendorong penerapan praktik desain bangunan hijau di Indonesia dan di tempat lain.