Kiat Bima Sakti Latih Timnas U-16: Tekankan Disiplin, Ibadah dan Denda
Arif purniawan
Sabtu, 09 April 2022 - 00:20 WIB
Bima Sakti Tukiman (foto: istimewa)
Pelatih Kepala Timnas U-16 Bima Sakti Tukiman memiliki kiat khusus dalam memberikan latihan kepada pemain.
Bima Sakti mengatakan, melatih pemain berusia 15 tahun ini tantangan lebih berat karena ibarat seperti membangun rumah. Pelatih harus membentuk pondasi yang kuat agar karir mereka secara berjenjang ke U-19, ke-23 dan senior pondasinya kuat, baik mental dan attitude (sikap).
“Kita memperhatikan mereka, juga di luar lapangan. Usia 15 tahun, golden age, edukasi pembelajaran, di luar sepak bola itu sangat penting. Itu yang masuk hati sanubari mereka. Itu yang akan diingat. Kalau diberi tahu di usia 20 tahun, agak sulit,” kata Bima Sakti di kanal Youtube Capt Hamka dikutip Jumat (8/4).
Baca juga:Shin Tae-yong Panggil 29 Pemain untuk Persiapan SEA Games 2021
Tim pelatih perlu juga mengetahui kondisi latar belakang orang tuanya, sebelum memberikan teguran, harus lihat latar belakang. Bahkan, Bima Sakti pernah datang ke salah satu pemainya di Mojokerto, tanpa sepengetahuan pemain, karena masih TC dan tanpa sepengetahuan orang tua.
“Kalau kita kasih tahu mau datang, kasihan. Kan ada yang dari keluarga yang mampu dan tidak mampu. Merepotkan juga, jika yang tidak ada diada-adain,” ujarnya.
Pihaknya juga meminta izin kepada orang tuanya, untuk ke kamar pemain dan Bima sangat bersyukur dua pemain yang didatangi kamarnya bagus. Sepatu dan baju dirapikan. rumahnya sederhana.
Bima Sakti mengatakan, melatih pemain berusia 15 tahun ini tantangan lebih berat karena ibarat seperti membangun rumah. Pelatih harus membentuk pondasi yang kuat agar karir mereka secara berjenjang ke U-19, ke-23 dan senior pondasinya kuat, baik mental dan attitude (sikap).
“Kita memperhatikan mereka, juga di luar lapangan. Usia 15 tahun, golden age, edukasi pembelajaran, di luar sepak bola itu sangat penting. Itu yang masuk hati sanubari mereka. Itu yang akan diingat. Kalau diberi tahu di usia 20 tahun, agak sulit,” kata Bima Sakti di kanal Youtube Capt Hamka dikutip Jumat (8/4).
Baca juga:Shin Tae-yong Panggil 29 Pemain untuk Persiapan SEA Games 2021
Tim pelatih perlu juga mengetahui kondisi latar belakang orang tuanya, sebelum memberikan teguran, harus lihat latar belakang. Bahkan, Bima Sakti pernah datang ke salah satu pemainya di Mojokerto, tanpa sepengetahuan pemain, karena masih TC dan tanpa sepengetahuan orang tua.
“Kalau kita kasih tahu mau datang, kasihan. Kan ada yang dari keluarga yang mampu dan tidak mampu. Merepotkan juga, jika yang tidak ada diada-adain,” ujarnya.
Pihaknya juga meminta izin kepada orang tuanya, untuk ke kamar pemain dan Bima sangat bersyukur dua pemain yang didatangi kamarnya bagus. Sepatu dan baju dirapikan. rumahnya sederhana.