Keteladanan Klub Liga Inggris Hormati Pemain Muslim di Bulan Ramadhan
Muhajirin
Senin, 11 April 2022 - 10:37 WIB
Pemain muslim di Inggris menerima bingkisan takjil dari Nujum Sports selama Ramadhan (foto: Twitter NujumSports)
Menjalankan ibadah puasa di kompetisi terbaik di dunia, Liga Primer Inggris, bukan perkara mudah. Seorang pesepakbola profesional sangat paham bahwa kekuatan dan daya tahan penting untuk masa depan karir mereka di lapangan hijau.
Bagi pesepakbola muslim, berpuasa di siang hari membutuhkan stamina psikologis dan fisik ekstra untuk melewati Ramadhan. Ada sekitar 250 pemain terbaik di Liga Primer merupakan seorang muslim. Di antara mereka adalah Mo Salah, Paul Pogba, N’Golo Kante, dan Riyad Mahrez.
Pada 2020 lalu, organisasi nonprofit di London, Inggris, Nujum Sports meluncurkan Piagam Atlet Muslim untuk mendorong organisasi olahraga menghormati atlet muslim. Piagam itu mendorong organisasi olahraga mengadopsi praktik yang baik untuk membantu atlet muslim berkembang dan para penggemar merasa dicintai dan didukung.
Setidaknya, ada 10 poin yang tertuang dalam piagam tersebut. Antara lain, tidak mengonsumsi alkohol saat selebrasi, tempat shalat yang layak, makanan halal, dan berpuasa Ramadhan. Piagam itu mendapat dukungan dari lima klub Liga Primer Inggris dan 15 klub lagi dari EFL. Klub-klub tersebut berjanji mendukung piagam itu.
Baca juga: Ulama Lulusan English for Ulama Sebarkan Dakwah di Manchester
Melalui piagam itu, Nujum Sports mengirim perlengkapan ibadah, makanan halal, kurma, dan air zam-zam untuk atlet muslim. Itu merupakan bentuk dukungan dan penghargaan kepada setiap atlet yang beragama Islam.
“Kadang-kadang atlet, terutama pesepakbola, tidak memiliki keluarga di sini (Inggris) dan Ramadhan biasanya merupakan momentum menghabiskan waktu bersama keluarga,” kata Ceo Nujum, Ebadur Rahman, dikutip thenationalnews, Senin (11/4/2022).
Bagi pesepakbola muslim, berpuasa di siang hari membutuhkan stamina psikologis dan fisik ekstra untuk melewati Ramadhan. Ada sekitar 250 pemain terbaik di Liga Primer merupakan seorang muslim. Di antara mereka adalah Mo Salah, Paul Pogba, N’Golo Kante, dan Riyad Mahrez.
Pada 2020 lalu, organisasi nonprofit di London, Inggris, Nujum Sports meluncurkan Piagam Atlet Muslim untuk mendorong organisasi olahraga menghormati atlet muslim. Piagam itu mendorong organisasi olahraga mengadopsi praktik yang baik untuk membantu atlet muslim berkembang dan para penggemar merasa dicintai dan didukung.
Setidaknya, ada 10 poin yang tertuang dalam piagam tersebut. Antara lain, tidak mengonsumsi alkohol saat selebrasi, tempat shalat yang layak, makanan halal, dan berpuasa Ramadhan. Piagam itu mendapat dukungan dari lima klub Liga Primer Inggris dan 15 klub lagi dari EFL. Klub-klub tersebut berjanji mendukung piagam itu.
Baca juga: Ulama Lulusan English for Ulama Sebarkan Dakwah di Manchester
Melalui piagam itu, Nujum Sports mengirim perlengkapan ibadah, makanan halal, kurma, dan air zam-zam untuk atlet muslim. Itu merupakan bentuk dukungan dan penghargaan kepada setiap atlet yang beragama Islam.
“Kadang-kadang atlet, terutama pesepakbola, tidak memiliki keluarga di sini (Inggris) dan Ramadhan biasanya merupakan momentum menghabiskan waktu bersama keluarga,” kata Ceo Nujum, Ebadur Rahman, dikutip thenationalnews, Senin (11/4/2022).